Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang– Lembaga survei Indo Barometer yang sudah terdaftar di KPU Kota Bontang merilis hasil survei calon wali kota dan wakil wali kota Bontang.
Hasil survei Indo Barometer menyatakan pasangan Neni-Joni memiliki elektabilitas sebesar 53%, sedangkan pesaing mereka Basri-Najirah mendapat 28,4%.
“Jarak antara Neni-Joni dan Basri-Najirah total terpaut 24,6%. Selisih angka yang cukup besar di atas 20%. Maka bisa disimpulkan besar kemungkinan pansangan Neni-Joni akan memenangkan pilkada di Kota Bontang,” kata Hadi Suprapto Rusli, Peneliti Senior Indo Barometer, dalam konferensi pers via daring Kamis (3/12/2020).
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengapresiasi hasil Survei yang dilakukan Indo Barometer. Menurutnya, selama kepemimpinan Bunda Neni dalam 5 tahun masyarakat merasakan dampak nyata.
“Ketika kami turun ke lapangan, animo masyarakat masih sangat menginginkan Bunda Neni dua periode. Pemimpin yang memiliki visi misi pro rakyat, terbukti Bunda Neni memiliki kerja nyata,” ungkap Faiz saat dihubungi insitekaltim Kamis (3/12/2020).
“Kami apresiasi apa yang telah dihasilkan lembaga survei. Ini akan menjadi motivasi kami untuk lebih baik lagi. Siapa pun yang survei di Kota Bontang hasilnya akan sama, yaitu Neni-Joni unggul,” yakin Faiz.
Sebagai partai pengusung, dia yakin masyarakat Kota Bontang tetap cerdas memilih pemimpinnya. Dia optimis Neni-Joni dengan program-programnya akan menjadikan Kota Bontang lebih baik lagi.
“Tentunya kinerja Neni sudah tidak diragukan lagi. Kami berharap masyarakat tetap menggunakan hak suaranya pada 9 Desember dan jangan lupa selalu menjaga kesehatan,” tutur Faiz.
Dia juga mewanti-wanti agar hasil lembanga survei Indo Barometer ini tidak membuat tim relawan legah. Namun, ini menjadi acuan agar lebih baik lagi.
“Jangan sampai kecolongan suara di TPS-TPS ini perlu kerja keras dari relawan. Kita harus tetap fokus,” tegas Faiz.
