Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tidak terasa tinggal hitungan bulan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, mulai merapatkan barisan menutup celah agar tidak terjadi pelanggaran yang tidak di inginkan.
Firman Hidayat, Ketua KPU Kota Samarinda, mengatakan pembentukan PPK adalah bentuk keterbukaan KPU terhadap Pilkada tahun ini. Kami juga selalu melibatkan Bawaslu, mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, hingga pengumuman hasil CAT.
Hal ini disampaikan Firman Hidayat, saat ditemui insitekaltim.com, di Kantor KPUKota Samarinda, Rabu (5/2/2020).
Menurutnya, setiap tahapan Pilkada Kota Samarinda, selalu melibatkan Bawaslu, mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, hingga pengumuman CAT, ini bertujuan agar pelaksanaan nanti sesuai harapan kita semua.
Ia, membeberkan alasan KPU menggunakan metode CAT, agar peserta yang selesai mengerjakan tes bisa langsung tau berapa hasilnya, karena dari awal telah disampaikan yang lolos hanya 10 besar saja.
“Peserta yang lolos telah kami bagi perkecamatan sejak tanggal 3 Februari kemarin, agar mempersiapkan untuk seleksi wawancara,”ungkapnya
Dimana dari 10 calon PPK, yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes lanjutan seperti, pengetahuan, integritas calon didalam menjalankan tugasnya.
“Besar harapan, untuk semua elemen masyarakat bisa berperan aktif didalam mensukseskan Pilkada 2020 nanti,”tutupnya
