
Reporter: Syifa – Editor : Redaksi
Insitekaltim,Sangatta – Terdesak oleh penampungan TPA Batota yang hampir penuh, DLH Kutim bersama PT KPC segera rancang Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah P3 DLH Kutim Sugiyo membenarkan hal tersebut saat ditemui usai Rakor Perencanaan Lokasi TPST TPS3R di Ruang Kapur Kantor Bupati Kutim Sangatta, Senin (30/11/2020) siang.
“Kita sudah berkoordinasi dengan KPC dan sudah bersurat dari tahun 2017 dari Bupati ke KPC minta lahan untuk TPA. Tetapi solusi yang diberikan KPC dalam waktu dekat ini adalah KPC akan membangunkan TPST,” ujarnya.
TPST merupakan tempat dilakukannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah agar aman untuk dikembalikan ke lingkungan.
“Jadi di situ akan ada alat insinerator yang kapasitasnya 50 ton sehari dari 70-80 ton sampah yang dihasilkan oleh Kota Sangatta,” terangnya.
Sugiyo yakin rancangan tersebut sangat membantu dalam pengelolaan sampah di Sangatta dengan mengurangi lebih dari 50% sampah per harinya.
“Dalam waktu dekat ini kita berkoordinasi dan pengadaan alat serta bangungan semua akan dibantu oleh KPC. Rencananya akan berlokasi di belakang pasar induk,” ungkapnya.
Terkait kekhawatiran lokasi PTSP yang dekat dengan Pasar Induk Sangatta, Sugiyo berkali-kali menekankan bahwa survei telah dilakukan dan berbagai hal sudah dipertimbangkan termasuk potensi pencemaran.
“Kita sudah melakukan survei bersama pihak PT KPC. Dan UPT Pasar juga sudah cek lapangan,” tuturnya.
Sugiyo tegaskan bahwa dampak dan cara pengelolaan dengan penerapan teknologi juga sudah dipikirkan sehingga penentuan lokasi tidak mungkin dilakukan secara sembarangan.
“Bahkan sisa sampahnya bisa kita manfaatkan nantinya seperti campuran untuk bahan batako, dan untuk organiknya akan dijadikan kompos,” jelasnya.
PTSP tersebut nantinya akan menjawab seluruh keluhan masyarakat terkait pengelolaan sampah di Sangatta.
“Mudah mudahan dengan solusi ini, sampah tidak menjadi permasalahan lagi di Sangatta,” harap Sugiyo.