Insitekaltim,Samarinda – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Pemerintah Kota Samarinda mengadakan acara berbagi santunan kepada 155 anak yatim dan kaum duafa.

Acara yang berlangsung di Musala Ar-Raudhah Balai Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada hari Minggu (7/4/2024) tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Dalam sambutannya sebelum buka puasa bersama, Wali Kota Andi Harun menyatakan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Korpri dan PMI.
Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini seharusnya tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi harus menjadi agenda rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda.
“Atas nama pemkot dan pribadi, mengapresiasi kegiatan Kopri dan PMI. Tentu harapannya kegiatan tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan,” ujarnya.
“Saya ingin mendorong semua dinas dan OPD memiliki program ini setiap tahun sehingga kebaikan bisa menyebar sampai pelosok Samarinda,” sambung Andi Harun.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Tepian itu menegaskan pentingnya gerakan kebaikan sebagai bagian dari komitmen bersama seluruh warga Kota Samarinda.
Dia juga mengapresiasi peran PMI sebagai organisasi yang bermanfaat dalam bidang kemanusiaan, baik di tingkat lokal maupun internasional.
“PMI juga merupakan bagian dari bulan sabit dunia, Palang Merah dunia yang terus berada dalam koridor perjuangan kemanusiaan,” ungkapnya.
Pada sesi yang sama, Ketua PMI Kota Samarinda Decky Zulkifli menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang telah dilakukan sebelumnya. Namun merupakan kerja sama pertama kali dengan Korpri dan Pemkot Samarinda.
Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut telah dilaksanakan untuk kedelapan kalinya.
“Kegiatan ini dimulai dengan mengajak anak-anak yatim dan duafa untuk berbelanja kebutuhan pribadi mereka di Robinson. Kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Balai Kota dan diakhiri dengan pemberian bingkisan berisi sembako dan uang tunai,” ungkap Decky.
Dalam acara tersebut, setiap orang diberikan budget sebesar Rp500 ribu untuk berbelanja keperluan mereka sendiri. Hal ini diharapkan dapat memberikan kebebasan kepada mereka untuk memilih barang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Decky juga menyampaikan harapannya agar agenda semacam ini dapat terus dilakukan, bahkan di luar bulan Ramadan, seiring dengan instruksi dari Wali Kota Samarinda Andi Harun.
“Besar harapan kami seperti instruksi Pak Wali, agar kegiatan ini mampu terus dilakukan, bahkan seluruh OPD terlibat. Sehingga kita mampu memberikan manfaat kepada lebih banyak masyarakat,” tandas Decky.

