Insitekaltim, Samarinda – Di Samarinda, nama Kopi Kenangan sudah akrab di telinga banyak orang. Bukan hanya karena rasa kopinya, tetapi juga karena suasana yang ditawarkan. Dari pekerja kantoran, pelajar, hingga mahasiswa, banyak yang menjadikan Kopi Kenangan sebagai tempat favorit untuk mengerjakan tugas, rapat kecil, atau sekadar melepas penat sambil nongkrong.
Hampir setiap waktu, kedai Kopi Kenangan jarang terlihat sepi. Baik pagi, siang, maupun malam, selalu ada aktivitas yang hidup di dalamnya. Kehadirannya pun tersebar di sejumlah titik strategis Samarinda, mulai dari Juanda, M Yamin, Hasan Basri, Bung Tomo, hingga PM Noor. Selain itu, Kopi Kenangan juga hadir di beberapa pusat perbelanjaan besar, membuatnya semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.
Fenomena ini menarik di tengah ketatnya persaingan bisnis kopi di Samarinda. Kehadiran penjual kopi keliling atau kopi dorong dengan harga lebih murah sebenarnya menjadi alternatif bagi banyak orang. Namun, daya tarik Kopi Kenangan tetap tidak tergoyahkan. Dari pagi hingga dini hari, pengunjung terus berdatangan, membuktikan bahwa Kopi Kenangan telah menjadi bagian dari gaya hidup urban di kota ini.
Lebih dari sekadar menjual kopi, Kopi Kenangan berhasil menghadirkan ruang pertemuan, produktivitas, dan kebersamaan. Di balik secangkir kopi yang sederhana, ada cerita-cerita yang lahir, tugas-tugas yang terselesaikan, hingga ide-ide baru yang tercetus. Samarinda pun seolah memiliki denyut baru lewat kedai kopi yang satu ini.
