Insitekaltim, Samarinda — Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang baru dilantik Jajang Hermawan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan program-program kerja BI yang telah dijalankan oleh pimpinan sebelumnya di Benua Etam.
Ia mengatakan, keberlanjutan program menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya, sejalan dengan arahan Deputi Gubernur BI Ibu Filianingsih Hendarta serta fondasi kerja yang telah dibangun oleh Kepala Perwakilan BI Kaltim sebelumnya.
“Kami akan meneruskan program-program kerja yang sudah berjalan bahkan meningkatkan pelaksanaannya,” ujar Jajang usai kegiatan pengukuhan, Senin, 26 Januari 2026.
Jajang juga memperkenalkan diri kepada awak media sebagai pejabat baru di BI Provinsi Kaltim. Ia menyampaikan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI di Kota Cirebon sebelum dipercaya mengemban amanah di Benua Etam.
Sebagai Kepala BI Kaltim yang baru dilantik, ke depannya ia tetap berpedoman pada empat tugas utama BI di daerah, yakni pengendalian inflasi, pengembangan sistem pembayaran, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan literasi dan edukasi keuangan.
“Tugas kami ada empat. Tentu itu menjadi fokus utama dalam mr jalankan tugas dan amanat ini,” katanya.
Terkait kondisi inflasi di Kaltim, Jajang menyebut secara umum inflasi daerah masih berada dalam koridor target nasional. Berdasarkan data year on year, inflasi Kaltim tercatat sebesar 2,68 persen, masih dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5 persen plus minus 1 persen.
“Secara umum inflasi Kaltim masih terjaga dan berada dalam koridor target nasional,” ungkapnya.
Namun demikian, Jajang mengakui terdapat tantangan pengendalian inflasi di wilayah tertentu, khususnya daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu (Mahulu), yang memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut melalui koordinasi lintas instansi.
Untuk langkah teknis dan data lebih rinci terkait penanganan inflasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Jajang menyampaikan akan disampaikan lebih lanjut oleh tim BI nanti setelah semua data lengkap.

