Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berkolaborasi dengan pengurus Masjid Islamic Center Samarinda menggelar Kalimantan Timur Festival Islami, Doa dan Shalawat Akhir Tahun 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Islamic Center Samarinda ini berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Tak hanya diisi dengan rangkaian doa dan shalawat, festival ini juga menghadirkan puluhan stan UMKM yang menjajakan beragam produk. Mulai dari makanan dan minuman berat maupun ringan, aneka jajanan, busana muslim, jilbab, hingga produk kecantikan seperti make up turut meramaikan area festival.
Suasana festival semakin hidup dengan kehadiran pengunjung yang datang bersama keluarga. Banyak di antaranya memilih duduk santai di area terbuka sambil menikmati sajian kuliner yang dibeli dari para pelaku UMKM.
Salah seorang pengunjung mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk mengisi libur akhir tahun dengan kegiatan yang bernuansa religi.
“Acaranya bagus, jadi bisa ajak keluarga ke tempat yang ramai tapi tetap islami. Anak-anak juga senang karena banyak jajanan,” ujarnya di Islamic Center pada Senin, 29 Desember 2025.
Menariknya, para pedagang tidak hanya menunggu di stan. Sejumlah pelaku UMKM tampak aktif menghampiri pengunjung yang tengah bersantai untuk mengenalkan produk dagangan mereka secara langsung.
Seorang pedagang makanan ringan mengaku strategi tersebut cukup membantu meningkatkan penjualan.
“Kalau hanya nunggu di stan kadang sepi. Jadi kami coba keliling, tawarkan langsung ke pengunjung. Alhamdulillah lumayan ramai,” katanya.
Kegiatan akhir tahun ini dinilai menjadi wadah perputaran ekonomi bagi masyarakat Kota Samarinda. Para pelaku UMKM pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin.
“Kami berharap acara seperti ini sering diadakan, karena sangat membantu UMKM kecil seperti kami untuk dapat pembeli,” ungkap pedagang lainnya.
Sementara itu, bagi masyarakat, festival ini menjadi destinasi akhir tahun yang memberikan hiburan sekaligus ruang kebersamaan keluarga. Selain mengikuti doa dan shalawat, pengunjung juga dapat menikmati suasana santai dan berbelanja produk lokal.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola Masjid Islamic Center diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

