Insitekaltim, Samarinda — Aktivitas jogging menjelang waktu berbuka puasa semakin ramai terlihat di kawasan Bandara Temindung. Bagi sebagian warga, olahraga sore hari tak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi cara positif mengisi waktu puasa.
Salah satunya diungkapkan Imelda Alifah Putri Arini, warga Jalan Sentosa sekaligus mahasiswi Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis IKIP PGRI Samarinda. Ia mengaku rutin berolahraga menjelang berbuka puasa agar waktu terasa lebih singkat dan bermanfaat.
“Olahraga di sore hari menjelang berbuka ini tujuannya supaya waktu tidak terasa lama. Jadi waktu puasa bisa diisi dengan kegiatan yang positif,” ujarnya saat ditemui di kawasan eks Bandara Temindung, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Imelda, manfaat jogging tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan fisik, seperti menjaga kebugaran dan melatih stamina. Aktivitas tersebut juga memberikan efek positif bagi kesehatan mental.
“Selain untuk kesehatan, lari juga jadi salah satu cara healing. Dengan keluar rumah dan menikmati suasana lingkungan yang sejuk, pikiran jadi lebih fresh dan tidak suntuk hanya rebahan di kamar,” katanya.
Fenomena meningkatnya aktivitas olahraga selama Ramadan ini sejalan dengan tren gaya hidup sehat yang kian berkembang di Samarinda. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin sebelumnya menyebut bahwa pola hidup sehat kini menjadi tren positif di Kaltim.
Ia menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas fisik seperti jogging dan olahraga ringan merupakan kabar baik bagi kesehatan publik.
Dengan semakin banyak warga memanfaatkan waktu menjelang berbuka untuk berolahraga, kawasan eks Bandara Temindung pun terus menjadi salah satu titik favorit masyarakat Samarinda dalam menjalani gaya hidup sehat selama bulan Ramadan.
