Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim mengelar Pemilihan Duta Sadar Hukum. Kegiatan ini berupa pembekalan kepada seluruh pelajar di Kota Samarinda, untuk menumbuhkan budaya sadar hukum kepada kaum milineal. Peserta sosialisasi berasal dari jenjang SMA, SMK, MA dan SLB se-Samarinda.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Chaerul Amir kepada awak media usai membuka agenda sosilisasi Senin (9/3), di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim menjelaskan, kegiatan serupa akan dilaksanakan disetiap kabupaten/kota se-Kaltim.
“Ini kegiatan pertama di Kaltim, jadi semua kabupaten/kota akan mengadakan lomba untuk mencari duta pelajar sadar hukum,” ujarnya.
Amir, membeberkan juara duta pelajar tingkat kabupaten akan mewakili daerahnya untuk bertarung di tingkat provinsi. “Nantinya akan terpilih Duta Pelajar Sadar Hukum Provinsi Kaltim,”ucapnya.
Kata dia, semua peserta diberi materi yang sama dalam bentuk sosialisasi dan diberikan buku panduan. Kemudian, 1- 2 bulan kedepan akan dilaksanakan sosialisasi terhadap materi yang akan diperlombakan,” sambungnya.
Bentuk lomba yang akan dilaksanakan seperti pembuatan karya tulis, yang akan dipresentasikan oleh peserta. Sekolah hanya bisa mengirimkan 2 pasang siswa terbaiknya (putra dan putri) untuk bisa mengikuti agenda tersebut.

“Peserta yang menang didalam lomba ini akan diberikan hadiah berupa piala, beasiswa serta hadiah lain sesuai konsep disetiap daerah,” ungkapnya.
Pemenang tingkat provinsi akan diberikan beasiswa, oleh pemerintah Pemprov Kaltim. “Beasiswa ini diberikan sampai siswa itu selesai kuliah,” ucapnya.
Dia berharap, adanya kegiatan ini bisa, menjadi bekal kaum milineal di tengah masyarakat serta bisa menjadi teladan untuk sekelilingnya bagaimana taat pada hukum dan aturan yang berlaku.

