Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Pertemuan Siti Qomariyah dan Ansharullah terjadi secara tidak sengaja yang menjadikan diri mereka sebagai salah satu bakal calon pasangan walikota dan wakil walikota untuk Pilkada Samarinda Tahun 2020 lewat jalur perseorangan.
Hal ini dikatakan Siti Qomariyah saat penyerahan surat suara syarat perseorangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Minggu (23/2/2020).
“Karena saya sering ke Samarinda Seberang melihat foto-foto beliau. Dimana masyarakatnya menginginkan Pak Ansharullah (mantan camat Samarinda Sebrang) untuk ikut Pilkada 2020,” ungkapnya.
Menurut Siti Qomariyah, secara kebetulan Ansharullah mengundang seseorang dan membuat tim sukses.
“Saya tidak minta, namun terjadi pertemuan. Itu terjadi sekitar bulan Desember, dan meminta saya untuk menjadi wali kota dan dia (Ansharullah) wakilnya. Berjalan saja, seperti air mengalir,” katanya.

Siti Qomariyah mengaku waktu yang berjalan cukup singkat.
“Dengan short time ini, kita harus bekerja keras dan dengan jalur independen pula. Semoga tercukupi,” terangnya.
Lebih lanjut, Siti Qomariyah menyampaikan bahwa kendala awal yang dialami oleh timnya adalah keraguan dari masyarakat.
“Banyak yang dikumpulkan, namun kadang-kadang masyarakat ragu. Kita harus bisa meyakinkan mereka dan menyampaikan program-program apa yang bisa kita berikan kepada mereka,” tutupnya.
