Insitekaltim, Pasuruan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-340 Kota Pasuruan diminta tidak berhenti sebagai perayaan seremonial semata. Ketua DPRD Kota Pasuruan Mochammad Toyib menegaskan momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Toyib saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-340 Kota Pasuruan yang dikemas melalui kirab budaya, Minggu, 8 Februari 2026. Kirab melibatkan berbagai elemen masyarakat dan berlangsung dari Halaman Kantor Wali Kota hingga berakhir di Taman Harmoni.
Menurut Toyib, usia Kota Pasuruan yang telah melampaui tiga abad mencerminkan sejarah panjang sekaligus tantangan baru dalam memastikan pembangunan berjalan seimbang antara pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Usia 340 tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak maju, tetapi tetap berpijak pada sejarah dan identitas daerah. Yang terpenting, hasil pembangunan harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, kirab budaya dan rangkaian kegiatan hari jadi seharusnya menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat arah pembangunan kota.
Dalam peringatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan turut meluncurkan busana khas daerah Suro Wiro Aji Busono yang merepresentasikan nilai keberanian dan kehormatan masyarakat Pasuruan.
Toyib menilai peluncuran busana khas tersebut menjadi simbol penguatan identitas lokal di tengah dinamika pembangunan.
Selain itu, tema peringatan tahun ini “Guyub Rukun Bareng-Bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugrah” dinilainya relevan dalam mendorong kolaborasi lintas sektor demi kemajuan kota.
Toyib menegaskan, DPRD Kota Pasuruan siap memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami di DPRD akan terus mendorong kebijakan yang pro-rakyat, memastikan pembangunan berjalan merata, serta pelayanan publik semakin baik. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci kemajuan Kota Pasuruan,” katanya.
Momentum hari jadi juga ditandai dengan penetapan sejumlah ruang publik, seperti Taman Harmoni dan Gedung Groedo, yang diharapkan mampu memperkuat identitas lokal sekaligus menjadi fasilitas publik yang bermanfaat bagi warga.
Toyib berharap, peringatan HUT ke-340 Kota Pasuruan menjadi pemacu semangat bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Harapan kita Pasuruan terus berkembang menjadi kota yang membanggakan, nyaman dihuni, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya.

