Insitekaltim, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud melantik 84 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sebagai upaya memperkuat kinerja birokrasi dan menjawab tantangan pemerintahan masa kini maupun masa depan.
Rudy menjelaskan, pelantikan tersebut mencakup pejabat eselon III dan eselon IV yang ditempatkan pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengisi jabatan yang selama ini kosong. Ia menyebut pelantikan ini merupakan tahap awal dari rangkaian pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemprov Kaltim.
“Masih banyak posisi yang kosong di eselon III dan eselon IV. Ini baru tahap awal, dan insyaallah pada Januari nanti akan kembali dilakukan pelantikan untuk sejumlah jabatan lainnya,” ujar Rudy Mas’ud saat diwawancara ada Senin, 22 Desember 2025.
Ia menegaskan, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme rotasi dan uji kompetensi. Pejabat yang belum memenuhi persyaratan akan mengikuti program shelter, baik dari internal maupun eksternal sebelum menempati jabatan yang tersedia.
“Harapannya dengan pengisian ini kinerja pemerintahan bisa berjalan lebih cepat, lebih bermanfaat, dan mampu menjawab tantangan hari ini serta ke depan,” tambahnya.
Rudy menekankan, profesionalisme menjadi syarat utama bagi para pejabat yang dilantik. Selain itu, pemenuhan kompetensi dan persyaratan jabatan eselon juga menjadi perhatian utama dalam proses seleksi.
“Syarat dari saya tidak banyak. Yang penting profesional, memiliki kompetensi, dan memenuhi persyaratan jabatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim juga menyinggung kerja sama pengelolaan aset tanah negara melalui Badan Bank Tanah, termasuk penataan lahan dan reklamasi yang selama ini terlantar.
Menurutnya, lahan tersebut akan dikembalikan ke negara untuk kemudian dioptimalkan bagi kepentingan pembangunan dan investasi daerah.
Terkait rencana revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rudy memastikan penyesuaian akan dilakukan sesuai kebutuhan pembangunan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Ia berharap, 84 pejabat yang dilantik dapat memberikan kinerja terbaik, memperkuat profesionalisme birokrasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif.

