Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kaltim dalam keadaan stabil dan terpantau baik.
“Alhamdulillah, kondisi BBM cukup baik terpenuhi dengan lancar,” ujarnya di sekitar Pendopo Lamin Etam, Rabu, 2 April 2025.
Lebih lanjut, ia menjelaskan antrean panjang yang terjadi umumnya berkaitan dengan BBM bersubsidi yang disediakan oleh pemerintah.
“Saat saya masih di Komisi VI DPR RI, kondisi distribusi BBM berjalan dengan baik,” katanya.
Ia juga memberikan penjelasan mengenai perubahan standar BBM di Indonesia. Sebelumnya, bahan bakar jenis premium memiliki nilai oktan (RON) 88, tetapi kini telah dihapus dan digantikan dengan BBM beroktan 90 seperti pertalite.
Selain itu, pertamax memiliki varian dengan nilai oktan mulai dari 92 ke atas. Pilihan penggunaan BBM pun diserahkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan kendaraannya.
Ia pun menekankan perawatan kendaraan juga berperan penting dalam kinerja mesin.
“Dari sekian banyak kendaraan, wajar jika ada yang mengalami masalah. Bisa jadi karena tangkinya jarang dibersihkan atau kurangnya servis berkala,” ungkapnya.
Dalam aspek kesejahteraan masyarakat, Rudy menegaskan Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya.
Satu di antara kebijakan yang diterapkan adalah pembebasan pajak kendaraan bermotor bagi yang menunggak pajak selama 1 hingga 10 tahun. Hal ini diberikan sebagai pemberian tunjangan hari raya (THR) Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah kepada masyarakat Kaltim.