Reporter : Ahmad – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Paser – Sejumlah DPRD Paser melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Panglima Sebaya (RSPS) Paser, Senin (3/8/2020). Mereka ingin melihat secara langsung gedung isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Paser Ikhwan Antasari kepada Insitekaltim, Senin pagi tadi.
Kegiatan sidak diikuti Anggota Komisi II Rahmadi dan Komisi I di antaranya M Saleh dan Hamransyah. Saat kunjungan sidak ini diterima langsung oleh Kepala RSPS dr. Diana.
Kunjungan DPRD Paser untuk memastikan kondisi kamar pasien secara umum dan gedung isolasi Covid-19.
“Setelah dikonfirmasi ternyata RSPS masih bisa menampung pasien dan bahkan dalam waktu 2 atau 3 hari ruang isolasi yang dibangun sudah bisa digunakan,” kata Ikhwan.
Selain itu sidak juga demi memastikan pelayanan RSPS tetap berjalan dan bisa menampung pasien.
Karena tren positif Covid-19 membuat masyarakat mulai mempertanyakan kesiapan RSPS untuk menampung pasien.
Ikhwan meminta kepada rumah sakit agar pelayanan tetap berjalan dengan baik dan penanganan Covid-19 yang saat ini terjadi peningkatan tetap dilakukan penanganan sesuai protokol kesehatan yang ketat.
“Sidak ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa asumsi yang berkembang di sosial media belum tentu benar,” ungkapnya.
Kepala RSPS dr Diana mengakui memang sempat terjadi antrian pasien, namun itu dikarenakan langkah prosedur penanganan pasien sehingga pasien sempat menunggu lama.
Saat ini gedung isolasi yang berjumlah 10 kamar sudah rampung dan tinggal memasang alat kelengkapan medis penanganan Covid -19.
“Dimungkinkan sekitar kurang lebih 2 atau 3 hari gedung isolasi RSPS sudah bisa ditempati untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif,” pungkasnya.
