Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dorong Hilirisasi, Sekda Sri Sebut Ekspor Kaltim Masih Didominasi Produk Ekstraktif
    Diskominfo Kaltim

    Dorong Hilirisasi, Sekda Sri Sebut Ekspor Kaltim Masih Didominasi Produk Ekstraktif

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaNovember 20, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan komitmen transformasi ekonomi sudah berjalan dan tidak hanya oleh Pemprov Kaltim, tapi juga oleh pemerintah kabupaten dan kota. Komponen andalan dalam struktur ekonomi Kaltim masih berada pada sumber daya ekstraktif.

    “Kaltim memang diinformasikan sebagai daerah kedua terbesar untuk penyumbang angka ekspor secara nasional setelah Provinsi Jawa Barat,” kata Sekda Sri Wahyuni pada Senin (20/11/2023) di Hotel Harris Samarinda saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Lahan dan Hilirisasi Industri di Kaltim.

    Sekda Sri mengatakan, komponen ekspor Kaltim masih didominasi oleh bahan ekstraktif seperti minyak, gas bumi dan juga mineral. Ekspor Kaltim belum didominasi produk-produk ekonomi terbarukan.

    Menurutnya, salah satu kunci di dalam transformasi ekonomi adalah hilirisasi industri. Hilirisasi bisa dikembangkan untuk sumber daya alam ekstraktif maupun non-ekstraktif.

    “Bagaimana kemudian identifikasi lahan dan potensi untuk hilirisasi industri. Masing-masing kabupaten dan kota bisa dipetakan dengan baik,” jelas Sri Wahyuni.

    FGD yang dilaksanakan hari ini, diharapkan bisa memberikan penguatan, bisa memberikan penebalan terhadap rancangan pengembangan kawasan industri di masing-masing kabupaten/kota.

    Pemetaan yang di lakukan pada hari ini, juga menjadi masukan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota, tentang dukungan potensi hilirisasi di tiga daerah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Samarinda. Selain tiga daerah itu, kawasan industri yang dinyatakan sebagai bagian dari super hub pengembangan ekonomi IKN adalah Kawasan Industri Buluminung di PPU, kawasan pengembangan industri Kariangau Balikpapan dan juga Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur.

    “Jadi area-area ini, memang menjadi koornya dan menjadi trigger bagi pengembangan hilirisasi di Provinsi Kaltim untuk mendukung IKN,” paparnya.

    Hal lain yang harus disiapkan adalah bagaimana koneksi antara pengembangan kawasan ekonomi dan kawasan pengembangan kawasan kota di Kaltim dengan IKN.

    FGD ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) UKM Kaltim.

    FGD Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kritik soal minimnya sosialisasi program pendidikan gratis, pandangan berbeda disampaikan…

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.