Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengusulkan anggaran melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) sekitar Rp15 miliar untuk pengembangan wisata di Bontang Kuala.
“Kami sedang usulkan melalui salah satu Anggota DPR RI untuk menganggarkan sekitar Rp15 miliar di APBN untuk pengembangan wisata di Bontang Kuala,” kata Bambang Cipto Mulyono kepada Insitekaltim.com, Jumat (13/8/2021)
Dia mengungkapkan Bontang Kuala memiliki potensi wisata yang cukup baik. Kelurahan yang memiliki kampung nelayan yang terletak diatas laut itu terkesan asri dan rapi.
Bambang Cipto menjelaskan kawasan kampung nelayan itu terdapat mangrove, wisata bahari dan wisata bawah laut. Oleh karena itu, destinasi wisata tersebut memerlukan pengembangan agar menjadi salah satu ikon wisata di Kota Bontang.
Menurutnya di kawasan kampung nelayan Bontang Kuala itu menjadi salah satu fokus pengembangan wisata di Kota Bontang selain tempat wisata Beras Basah dan Guntung.
“Saat ini pengembangan perumahan permukiman di Bontang Kuala akan dibenahi oleh Disperkimtan dan prosesnya sudah tahap lelang Detail Engineering Design (DED),” ucapnya.
Diutarakannya Dispopar Kota Bontang sudah menyiapkan rancangan awal pembangunan wisata Bontang Kuala mulai dari anjungan menghadap ke laut dan tata letak sarana prasarananya.
Bambang Cipto berharap anggaran yang diusulkan untuk pengembangan wisata Bontang Kuala dapat terealisasi pada tahun 2022.
