Reporter : Angel – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Pembelajaran tatap muka semester genap tahun ajaran 2020/2021 di Kota Bontang kembali tertunda, khususnya di tingkat siswa sekolah dasar (SD) dan PAUD.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menerapkan pendidikan jarak jauh (PJJ). Hal tersebut disebabkan kasus positif Covid-19 di Kota Bontang semakin meningkat.
Selain itu, Saparudin mengungkapkan bahwa pihaknya masih mencari alternatif untuk lebih memudahkan program PJJ tersebut.
“Sekolah sudah paham tentang PJJ dan kami masih memikirkan alternatif lainnya,” kata Saparudin saat dihubungi melalui saluran telepon oleh wartawan Insitekaltim, Rabu (13/1/2021).
Diketahui PJJ baik secara daring maupun luring menjadi andalan bagi pemerintah untuk tetap memberikan layanan pendidikan sejak tahun lalu. Sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Covid-19 Pelaksanaan Pembelajaran.
Akan tetapi PJJ tidak selalu berjalan mulus. Sampai saat ini, kebijakan pembelajaran dengan sistem daring masih menjadi polemik di masyarakat. Persoalan yang timbul cukup beragam dalam PJJ.
Mulai dari hal yang terkait dengan kesiapan infrastruktur penunjang, kemampuan penguasaan teknologi, hingga kemampuan finansial masyarakat untuk mengikuti pembelajaran yang terpaksa diterapkan pada masa pandemi virus corona ini.

