
Insitekaltim, Sangatta – Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Timur (Kutim) menggelar simulasi pencegahan kebakaran hutan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran kebun dan lahan,Selasa (29/11/2022).
Kegiatan simulasi tersebut, bekerja sama dengan Daops Manggala Agni 13 yang dihadirkan sebagai narasumber. Sementara peserta kegiatan sendiri adalah pegawai dan staf Disbun Kutim berjumlah 15 orang.

Kepada Bidang Perlindungan Disbun Kutim Didik Prayitno, mengatakan tujuan simulasi untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya kebakaran kebun dan lahan. Selain itu untuk melatih kesigapan staf dan pegawai jika terjadi sewaktu-waktu kebakaran di lapangan. Mulai dari persiapan alat, penggunaan alat dan penanganan kebakaran.
Didik menjelaskan, simulasi pencegahan kebakaran kebun dan lahan sebetulnya menjadi agenda rutin Disbun, namun karena pandemi Covid-19 dan beberapa faktor lainnya, sehingga kegiatan simulasi dipending sementara.
“Makanya hari ini kita mencoba untuk merefresh kembali pengetahuan pegawai, sehingga nantinya sudah siap,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyesuaikan dan mengenalkan peralatan pemadam kebakaran baru yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sekretaris Daops Manggala Agni 13 Andika menerangkan simulasi yang diberikan hari ini, adalah terkait penggunaan alat dan aturan baris-berbaris, pelatihan gelar gulung selang dan beberapa kegiatan lainnya.
Sebelum, melakukan simulasi Daops Manggala Agni 13, melakukan sosialisasi kepada para staf dan pegawai terkait penanganan kebakaran lahan dan kebun.
“Baru setelah itu kami lakukan simulasi,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi Disbun Kutim karena melibatkan pihaknya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Berharap sinergitas yang dibangun bisa terus berlanjut.
“Kita harap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” tandasnya.

