Insitekaltim, Samarinda– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memastikan hingga saat ini belum terdapat kasus positif campak di Kota Samarinda, meskipun terdapat puluhan kasus yang masih berstatus suspek (diduga).
Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih mengatakan, sampel dari kasus suspek tersebut masih dalam proses pemeriksaan laboratorium di Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memastikan hasil diagnosis secara pasti.
“Yang kemarin itu masih suspek dan sampelnya harus dikirim ke laboratorium di Kalsel untuk pemeriksaannya,” ujar Ismed, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat sekitar 62 kasus yang masih berstatus suspek campak. Namun demikian pihaknya belum dapat memastikan apakah kasus tersebut positif atau tidak sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
Ismed menilai kondisi di Samarinda masih relatif aman karena capaian imunisasi campak di daerah tersebut tergolong tinggi.
Menurutnya, tingginya cakupan imunisasi tersebut telah membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat sehingga potensi penyebaran penyakit dapat ditekan.
“Karena vaksin campak di Samarinda capaian imunisasinya cukup bagus, jadi sudah ada kekebalan komunal seperti yang terjadi pada vaksinasi Covid-19 dulu,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kasus campak biasanya akan dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) apabila terjadi peningkatan kasus secara terus-menerus selama beberapa tahun.
Namun untuk kondisi di Samarinda saat ini, pihaknya menilai situasi masih dalam tahap kewaspadaan dan belum mengarah pada kondisi tersebut.
Selain itu, Dinkes Samarinda juga telah mengeluarkan surat edaran kepada fasilitas kesehatan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kasus campak.
Karena itu mengimbau masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak usia bayi dan usia sekolah untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
“Yang paling penting adalah memastikan anak-anak mendapatkan vaksin sesuai jadwal, karena campak bisa dicegah dengan imunisasi,” pungkasnya.
