Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Cegah Sampah Berlebih, Akmal Minta Pengadaan Barang Ramah Lingkungan
    Diskominfo Kaltim

    Cegah Sampah Berlebih, Akmal Minta Pengadaan Barang Ramah Lingkungan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik meminta agar seluruh pihak yang berkontribusi pada sektor pengadaan barang dan jasa baik pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk berorientasi kepada barang-barang yang ramah lingkungan.

    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik

    “Kalau bisa pengadaan berang lebih berorientasi kepada ramah lingkungan. Contoh kita mendorong sekarang pengadaan barang jasa untuk UMKM,” kata Akmal Malik usai membuka Scaling Sustainable Consumption and Production (SCP) Indonesia, Sosialisasi dan Market Sounding Percontohan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang Berkelanjutan untuk Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Harris Samarinda, Selasa (16/7/2024).

    Kemudian Akmal juga berharap adanya bersinergi dan kolaborasi yang baik antarseluruh elemen yang bergerak di bidang pengadaan barang untuk memaksimalkan upaya penggunaan barang ramah lingkungan yang nantinya juga akan berdampak pada masyarakat sekitar.

    “Pengadaan barang dan jasa kita berharap barang-barang yang digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang bermanfaat untuk OPD,” sebutnya.

    Lebih lanjut Akmal Malik memaparkan urgensi peralihan ke barang-barang ramah lingkungan adalah karena saat ini rata-rata bungkus produk UMKM masih banyak menggunakan bahan plastik yang tidak ramah lingkungan dan itu harus diganti agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dari plastik.

    Akmal menilai pemerintah provinsi melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa seharusnya membuat kebijakan-kebijakan tentang penyediaan barang yang ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah dana yang dikeluarkan untuk pengadaan barang tidak ramah lingkungan, maka akan memperbanyak masalah baru berupa penanganan limbah.

    Akmal menyebutkan, di Kaltim sendiri total dana pengadaan barang sebesar Rp6,8 triliun. Kemudian penggunaan dana untuk barang-barang seperti makan minum, ATK dan sebagainya sebesar Rp4,8 triliun.

    “Bayangkan ketika sekian triliun tersebut barang-barangnya tidak ramah lingkungan dan itu terjadi setiap tahun. Makanya sungai dan laut penuh dengan sampah plastik dan bayangkan juga kalau itu terjadi se-Indonesia,” papar Akmal.

    Akmal Malik SCP UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026

    Taman Tanjong Dipadati Pengunjung pada Hari Ketiga Lebaran, Jadi Favorit Wisata Keluarga

    Maret 23, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Penjualan Lumpia di Pasar Ramadan Samarinda Turun Drastis, Pelaku UMKM Keluhkan Daya Beli Melemah

    Maret 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.