Insitekaltim, Samarinda — Carlin Alexandra Navratilova Handaya (12), SMP Santo Fransiskus Assisi Samarinda resmi menyandang gelar Puteri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Kemenangan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Carlin, yang mengaku tidak menyangka bisa meraih gelar tersebut.
Carlin mengatakan, keberhasilannya menjadi pemenang merupakan anugerah yang sangat ia syukuri.
“Saya sangat senang dan merasa sangat diberkati. Puji Tuhan saya bisa memenangkan ini. Sungguh tidak terduga dan saya sangat terkejut, tetapi saya benar-benar bahagia hari ini,” ujar Carlin, Rabu malam, 28 Januari 2026.
Lebih lanjut, Carlin menyampaikan bahwa gelar Puteri Pelajar bukanlah sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyatakan komitmennya untuk turut mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kaltim
“Saya berkomitmen untuk membuat kemajuan di dunia pendidikan Kaltim,” katanya.
Selama mengikuti masa karantina, Carlin mengaku menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal manajemen waktu dan kondisi cuaca. Keterbatasan waktu untuk berganti pakaian menjadi salah satu kesulitan yang ia rasakan.
“Kami hanya punya waktu sekitar lima sampai sepuluh menit untuk berganti pakaian, ditambah cuaca yang sangat panas, itu cukup menyulitkan bagi saya,” ujarnya.
Lebih dalam, Carlin juga mengungkapkan bahwa dengan menyandang mahkota, selempang, dan gelar bukanlah simbol status. Menurutnya, gelar tersebut merupakan bentuk tanggung jawab untuk memberi dampak positif bagi pelajar.
“Saya tidak melihat mahkota atau gelar ini sebagai simbol status, tetapi sebagai tanggung jawab untuk bertindak, menginspirasi, bertumbuh, dan memimpin pelajar serta dunia pendidikan di Kaltim,” jelasnya.
Ia menyadari bahwa peran sebagai Puteri Pelajar tidak lepas dari tantangan, terutama dalam memimpin dan merangkul berbagai perbedaan. Carlin mengakui tidak semua pihak akan menyukai atau menerima kehadirannya.
“Tantangan terbesarnya adalah memimpin, karena pasti ada yang tidak menyukai atau membenci. Namun saya berkomitmen menjadikan dunia pendidikan sebagai tempat yang lebih baik bagi pelajar Kaltim,” pungkasnya.

