“Untuk pengendalian inflasi, operasi-operasi pasar ini cukup bagus,” puji Pj Gubernur Akmal Malik di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Senin (20/11/2023).
Penulis: Ratu Arifanza
“Kaltim memang diinformasikan sebagai daerah kedua terbesar untuk penyumbang angka ekspor secara nasional setelah Provinsi Jawa Barat,” kata Sekda Sri Wahyuni pada Senin (20/11/2023) di Hotel Harris Samarinda saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Lahan dan Hilirisasi Industri di Kaltim.
“Karena hak pilih itu, adalah hak asasi yang paling asasi. Maka dari itu gunakanlah hak pilih dengan baik sesuai hati nurani masing-masing. Mari berpartisipasi menyukseskan pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun sekali dengan menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang,”
“Memiliki jiwa kepemimpinan, rasa empati, kepedulian dan gotong royong para tunas muda, generasi muda bangsa,” ujarnya pada Senin (20/11/2023) di Bumi Perkemahan Pramuka Bebaya Kecamatan Palaran Kota Samarinda.
“Kita melihat ini sebuah keberhasilan dari pemerintah provinsi dalam pembudidayaan rusa yang sudah berada dalam ancaman kepunahan,” kata Akmal Malik di sela kunjungan di lokasi penangkaran rusa sambar Desa Api-api, Minggu (19/11/2023).
Kita ingin melihat pemanfaatan aset-aset kita di sini, menguntungkan atau merugikan? Itu penting diketahui,” kata Akmal Malik didampingi Pj Bupati PPU Makmur Marbun.
“Apa visi besar Pak Presiden (Joko Widodo), yaitu adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan memindahkan ibu kota negara dan mengubah konsep Jawa sentris menjadi Indonesia sentris,” kata Pj Gubernur Akmal Malik.
“Program Jaga Pesisir Kita diharapkan dapat mengembalikan ekosistem bawah laut yang rusak melalui upaya rehabilitasi sehingga ekosistem bawah laut dapat kembali seperti semula,” ungkap Manager Communication Relations & CID Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan.
“Ini adalah dua proyek strategis yang tertunda. Padahal urgensinya untuk Kaltim, terutama Paser dan Penajam Paser Utara sangat besar,” kata Akmal Malik di sela kunjungan.
“Saya merasa sangat bangga malam hari ini. Inilah bukti kita Indonesia, berbeda budaya, berbeda keyakinan, berbeda agama, tapi kita tetap bisa bersatu dan berkumpul di tempat ini. Ini yang bangsa lain tidak punya,” ungkap Akmal Malik di Ballroom Maha Vihara Sejahtera Maitreya Buddhist Center Samarinda.