“Seperti arahan Pak Menteri tadi, Kalimantan Timur akan komit melanjutkan,” kata Akmal usai menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (2/5/2024).
Penulis: Ratu Arifanza
“Anggur ini Pak Sesdit bisa menghasilkan dan berproduksi hingga 20 tahun. Dan itu kita dapatkan hasil dari sekali menanam,” bebernya.
“Insyaallah 27 November nanti kita akan memilih gubernur dan wakil gubernur. Jangan lupa datang ke TPS,” ujar Akmal saat menghadiri peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur di halaman parkir GOR Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Selasa (30/4/2024).
“Tadi saya menyarankan untuk diperkuat kolaborasi dengan Badan Pengelola Beasiswa Kaltim, agar desain besar yang seharusnya dibuat oleh Dewan Pendidikan didukung tidak hanya program pemerintah, tetapi juga pemberian beasiswa,” kata Akmal di Ruang VIP Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Selasa (30/4/2024).
“Pengalaman saya, kuncinya adalah komunikasi. Jadi kalau mau jadi orang sukses, belajarlah komunikasi yang baik,” kata Akmal Malik saat membuka Lokakarya MKP 2024 di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (30/4/2024).
“Langkah-langkah inilah yang akan mendorong kompetensi dan performance terbaik para ASN di Kaltim,” kata Akmal saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 di Golden Ballroom 2 Hotel Platinum Balikpapan, Senin, (29/4/2024).
“Bumi Etam Kalimantan Timur adalah kekayaan Indonesia bahkan dunia dan menjadi miniatur Indonesia,” kata Sekda Sri Wahyuni di Anjungan Kalimantan Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Sabtu (27/4/2024) saat membuka Diplomat Trip Exploring The Glory Of The Capital City Jakarta Heading To The Magnificent and Enchant Of East Kalimantan.
“Alhamdulillah seluruh prosesi pengukuhan Profesor Kehormatan untuk saya hari ini berjalan lancar,” bangga Akmal usai pengukuhan.
“Kebanggaan bagi kita semua, kebanggaan bagi masyarakat Kaltim,” kata Andi Harun pada di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
“ Profesor Dr Akmal Malik memiliki gagasan baru tentang restorative justice dengan keseimbangan hukum, politik dan manajemen dalam penyelesaian maladministrasi di daerah,” kata Prof Gunarto.