Insitekaltim,Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Dr Akmal Malik mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerjasama dan duduk bersama. Pasalnya kata Akmal, pemerintah daerah yang lebih mengetahui kondisi daerah, sekaligus menjadi eksekutor berbagai macam urusan yang diprogramkan pemerintah pusat.
Pembangunan daerah tentu tidak akan bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi. Begitu pula tidak mungkin juga hanya dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota. Misal, daerah yang memiliki masyarakat stunting. Maka, daerah harus mencari cara bagaimana mengatasi permasalahan tersebut. Untuk itu, sangat diperlukan adanya saling kerja sama bagi seluruh OPD di Pemprov Kaltim, termasuk bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Ketika program diberikan pusat, maka daerah tugasnya mengeksekusi atau sebagai eksekutor,” tegas Akmal.
Terkadang, eksekutor bisa dipercayakan kepada provinsi atau kabupaten/kota. Hanya saja, yang selama ini menjadi perhatian daerah, terkadang pusat yang memiliki urusan, tetapi bingung atau tidak paham membagi untuk daerah-daerah,” kata Akmal, belum lama ini.
Maka dari itu, daerah yang memiliki masyarakat di lapangan diharapkan dapat memikirkan bagaimana berjuang untuk mendukung pertumbuhan pembangunan di daerah. Contohnya, penurunan stunting maupun infrastruktur hingga pendidikan.
Karena itu, OPD provinsi dan kabupaten/kota harus bersatu. Menegaskan, siapa melakukan apa.
“Makanya kita ingin duduk bersama bertabayun. Minimal sesama eksekutor duduk bersama-sama,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pihaknya selaku eksekutor dari urusan-urusan yang diurus oleh pemerintah pusat.
Pertanyaannya, seberapa besar ruang mengeksekusi itu. Kecuali, politik luar negeri, pertahanan dan keamanan. Realitanya, pihaknya juga ikut membantu keamanan.
Bahkan, lanjut Akmal institusi vertikal pun dibantu oleh daerah. Itulah tata kelola pemerintahan yang wajib menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah.

