Insitekaltim,Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi) mendapatkan tantangan yang cukup sulit.
“Tidak ringan tantangannya, karena PDAM ini tidak pure bisnis,” ungkap Akmal Malik pada Selasa, 12 Desember 2023 di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Akmal Malik mengungkapkan tantangan tersebut ada karena perusahaan tidak hanya memikirkan tentang menjalankan bisnisnya namun juga bagaimana tanggung jawab menyediakan air minum bagi masyarakat tetap memenuhi standar kualitas.
Pada kesempatan itu, Akmal Malik mengungkapkan harapannya agar Perpamsi dapat membangun tata kelola dengan baik seperti menjalankan komunikasi baik kepada eksekutif maupun legislatif di masing-masing daerah.
“Ingat komunikasi itu salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi,” imbuhnya.
Seiras dengan itu, Ketua Perpamsi Kaltim Suparno menjelaskan secara detail mengenai kondisi PDAM pada 10 kabupaten/kota di Kaltim. Berbagai kendala dihadapi seperti cakupan pelayanan, program dan rencana strategi hingga rencana pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM).
“Tentu Perpamsi juga berharap dukungan Pak Pj Gubernur. Sehingga masalah penyediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya.
Pada pertemuan itu, PD Perpamsi Kaltim juga menyampaikan kondisi PDAM di 10 kabupaten dan kota dalam upaya penyediaan air minum masyarakat.

