Insitekaltim, Samarinda – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting dalam membuka peluang ekonomi bagi perempuan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun mendorong keterlibatan organisasi perempuan pengusaha untuk memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk melalui reaktivasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Samarinda.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhrisaat menerima audiensi pengurus IWAPI di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, pengurus IWAPI turut menyampaikan rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dan pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan pada November mendatang.
Saefuddin Zuhri menyambut baik rencana pengaktifan kembali organisasi tersebut. Ia meminta pengurus segera menuntaskan administrasi dan legalitas organisasi agar IWAPI dapat menjalankan program secara terarah.
“Program kerja perlu disusun berdasarkan potensi anggota sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaan organisasi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” Ungkapnya.
Saefuddin Zuhri juga mendorong IWAPI mengambil peran lebih aktif dalam mengembangkan UMKM perempuan, mulai dari peningkatan kapasitas usaha hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.
Pemkot Samarinda, kata dia, terbuka untuk memberikan pembinaan dan pendampingan melalui perangkat daerah terkait agar pelaku usaha memiliki kesempatan meningkatkan daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kalau IWAPI ingin bekerja sama dengan pemerintah, kami tentu sangat terbuka. Silakan disampaikan apa yang bisa dikerjakan bersama. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun Kota Samarinda,” tegas Saefuddin Zuhri.
Selain pemberdayaan ekonomi perempuan, Saefuddin mengajak IWAPI berkontribusi dalam upaya menjaga lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah dari sumbernya.
Ia menilai, keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha dapat mendukung pengurangan sampah rumah tangga, antara lain melalui pengolahan limbah organik menjadi kompos maupun eco-enzyme.
Melalui reaktivasi IWAPI, Pemkot Samarinda berharap kolaborasi antara organisasi pengusaha perempuan dan pemerintah semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat. (ADV)

