Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah
    Samarinda

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    IraBy IraSeptember 25, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lahan Bekas Tambang di Talang Sari Gang Haji Salman kembali kebakaran, Jumat sore, 25/9/2026 (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda, kembali muncul pada Jumat sore, 25 September 2026. Api kembali terlihat setelah sebelumnya terbakar sejak Selasa dan sempat dinyatakan padam.

    Kebakaran terjadi di lahan bekas galian tambang yang berada di wilayah RT 1, RT 2, dan RT 3. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 8 hektare.

    Plt Lurah Tanah Merah Aulia Rahman mengatakan, api kembali muncul setelah sebelumnya berhasil ditangani petugas. Dari penelusuran di lokasi, terdapat material batubara di bawah permukaan tanah yang diduga membuat api sulit dipadamkan sepenuhnya.

    “Sudah padam dan hari ini kami mendapat laporan menyala lagi. Setelah ditelusuri memang ada batubara di dalam tanah,” kata Aulia saat ditemui di lokasi Jumat sore.

    Menurut Aulia, kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Penanganan yang dilakukan BPBD dan Damkar salah satunya dengan membasahi area sekitar untuk mencegah api merambat ke lokasi lain.

    “Asapnya keluar, cuma tidak banyak. Tapi kadang kalau mulai terbakar, asapnya muncul lagi,” ujarnya.

    Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan kosong milik warga. Tidak terdapat rumah maupun kebun di dalam area terdampak, meski lokasinya berada cukup dekat dengan permukiman warga.

    Salah seorang warga Talang Sari, Haris, mengatakan api pertama kali terlihat pada Selasa sekitar pukul 11.00 Wita di bagian atas kawasan perbukitan. Petugas BPBD kemudian melakukan penanganan.

    Namun, sejumlah titik api masih sempat muncul dalam beberapa hari berikutnya. Menurut Haris, titik api biasanya kembali terlihat ketika angin bertiup.

    “Kalau habis ada angin, ada titik yang nyala sekitar lima menit, kemudian mati lagi. Kamis kemarin sudah tidak ada, tiba-tiba hari ini nyala lagi,” kata Haris.

    Api kembali terlihat sekitar pukul 15.00 Wita pada Jumat. Sebelum petugas tiba, warga sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan air.

    “Damkar tadi datang dua mobil. Mungkin sekitar setengah jam pemadamannya,” ujarnya.

    Haris menyebut api kali ini terlihat cukup besar dan sempat merambat mendekati pohon jambu di sekitar lokasi. Petugas kemudian kembali melakukan pemadaman dan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

    Ia menduga api yang kembali muncul berkaitan dengan keberadaan batubara di bawah permukaan tanah. Bara yang masih tersisa di dalam tanah dinilai dapat memicu munculnya api kembali meski permukaan lahan telah terlihat padam.

    “Ini kan bekas galian tambang. Warga sini tahu,” katanya.

    Asap dan aroma menyengat sempat tercium di sekitar lokasi. Namun, hingga Jumat sore, Haris menyebut belum ada keluhan khusus dari warga.

    Warga berharap penanganan dapat dilakukan hingga api benar-benar padam, mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan permukiman, termasuk kawasan Perumahan Anggrek.

    Haris mengatakan kejadian tersebut merupakan kebakaran pertama yang ia ketahui terjadi di kawasan itu selama tinggal di Talang Sari.

    Hingga Jumat sore, petugas masih berada di lokasi untuk memantau kondisi lahan dan mengantisipasi kemunculan kembali titik api. Sejak kebakaran pertama pada Selasa, kawasan tersebut juga belum diguyur hujan.

     

    Aulia Rahman karhutla Kebakaran Tanah Merah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda, kembali muncul…

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.