Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ajang balap motor Dragrace Night Ramadan yang digelar oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Samarinda.
Kegiatan yang digelar pada malam bulan Ramadan ini dinilai menjadi ruang positif bagi para pecinta olahraga balap motor, khususnya generasi muda di Kota Samarinda.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda Muslimin mengatakan, pemkot menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat menjadi wadah bagi para pemuda yang memiliki hobi balap motor.
“Kami atas nama Pemkot Samarinda memberikan apresiasi dan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan Dragrace Night Ramadan yang diselenggarakan oleh Polresta Samarinda bersama IMI Kota Samarinda,” ujarnya saat diwawancara Minggu, 15 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga otomotif sekaligus memberikan ruang bagi para pecinta balap motor agar dapat menyalurkan hobi mereka secara positif dan terarah.
Selain itu, ajang tersebut juga diharapkan dapat menekan aktivitas balap liar yang selama ini kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda.
Muslimin menegaskan, para pembalap maupun komunitas motor diimbau untuk tidak melakukan balapan di jalan raya tanpa izin dari pihak kepolisian.
“Sudah disampaikan juga oleh Ketua IMI bahwa jangan sekali-kali melakukan balap motor di jalan raya tanpa izin dari Polresta Samarinda,” tegasnya.
Ia menilai kegiatan seperti itu penting karena memberikan tempat yang aman bagi para pembalap sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Dengan adanya kompetisi resmi yang difasilitasi oleh pemerintah dan kepolisian, para penggemar balap motor dapat menyalurkan bakat dan minat mereka secara lebih profesional.
Di sisi lain, Muslimin juga menyinggung rencana perbaikan sirkuit permanen di Samarinda yang diharapkan dapat mendukung perkembangan olahraga otomotif di daerah tersebut.
Menurutnya, pemkot sebenarnya telah merencanakan perbaikan sirkuit pada tahun ini. Namun rencana tersebut harus ditunda sementara waktu karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Seharusnya tahun ini kita perbaiki, tetapi karena ada kondisi efisiensi anggaran maka perbaikannya kita tunda dulu,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan pemkot tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan fasilitas tersebut.
Muslimin berharap perbaikan sirkuit dapat direalisasikan pada tahun 2027 agar kegiatan olahraga otomotif di Samarinda dapat berkembang lebih baik.
“Kita sangat berharap pada tahun 2027 nanti sirkuit tersebut bisa segera diperbaiki,” katanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ajang balap motor seperti Dragrace Night Ramadan telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Polresta Samarinda, IMI Kota Samarinda, serta Pemkot Samarinda.
“Ini sudah menjadi agenda rutin setiap Ramadan dan juga ada beberapa kegiatan otomotif lainnya di luar bulan Ramadan,” ujarnya.
Pemkot Samarinda pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan olahraga otomotif yang dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda di daerah tersebut.
