Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Terkendala Tambahan Anggaran Rp10 Miliar, Finishing Segmen Satu Teras Samarinda Ditarget Rampung Enam Bulan
    Samarinda

    Terkendala Tambahan Anggaran Rp10 Miliar, Finishing Segmen Satu Teras Samarinda Ditarget Rampung Enam Bulan

    RidhoBy RidhoMaret 3, 2026Updated:Maret 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ilhamsyah saat ditemui awak media seusai tinjauan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pekerjaan lanjutan segmen satu kawasan Teras Samarinda sektor K atau dikenal dengan nama “Origami” masih menunggu kepastian tambahan anggaran sebesar Rp10 miliar. Kekurangan anggaran tersebut muncul akibat perubahan metode pekerjaan saat proses pemancangan di lapangan.

    Teks: Keadaan lantai teras Samarinda segmen I ketika dilalui (Insitekaltim/Ridho Wardhana)

    Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ilhamsyah saat ditemui awak media di lokasi proyek segmen satu dalam peninjauan bersama Komisi III DPRD Kota Samarinda Selasa, 3 Maret 2026.

    “Kemarin pada saat pelaksanaan memang ada masalah pada saat pemancangan. Di area lima sampai enam itu kena batu, jadi kita beda metode. Kita pakai pre-boring sehingga itu beda biaya sama pemancangan biasa. Jadi pengaruhnya di situ, karena ada masalah waktu pelaksanaan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, perubahan metode dari pemancangan konvensional ke sistem pre-boring menyebabkan biaya konstruksi meningkat dan berdampak pada kebutuhan tambahan anggaran.

    Menanggapi kritik anggota dewan terkait desain railing yang dinilai berbeda dengan segmen sebelumnya, Ilhamsyah menyebut desain tersebut masih dapat dievaluasi.

    “Kalau diubah bisa saja diubah. Nanti kita evaluasi lagi seperti apa. Mungkin perencanaan desainnya biar matching sama lampu, karena warnanya beda. Kalau stainless mungkin kaku warnanya seperti itu. Lagi pula ini kan di area sungai, mungkin membedakan darat sama sungai. Tapi nanti kita evaluasi lagi,” jelasnya.

    Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai potensi karat pada railing, ia memastikan material telah dilapisi pelindung antikarat sebelum dilakukan pengecatan.

    “Ini sudah dilapis cat meni (primer) lapisan cat antikarat. Sebelum dicat dia dikasih proteksi dulu, memang ada anti besinya juga,” katanya.

    Sementara itu, untuk segmen dua, tiga, dan empat, pembukaan kawasan tersebut masih menunggu koordinasi dengan pimpinan, khususnya terkait penetapan pengelola dan tanggung jawab pemeliharaan fasilitas.

    “Memungkinkan akan dibuka, tapi nanti kita koordinasi lagi sama pimpinan. Ini baru pembangunan saja,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya kejelasan pengelolaan agar fasilitas tidak mengalami kerusakan akibat penggunaan yang tidak sesuai.

    “Kita harus tahu siapa yang mengelolanya. Terkait nanti pemeliharaan kalau ada fasilitas yang rusak. Kita pengalaman di Taman Cerdas, baru dipasang sudah rusak karena dipakai bukan sesuai umur,” ungkapnya.

    Selain itu, kawasan tersebut saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan dan menjadi tanggung jawab kontraktor. Meski telah dilakukan penjagaan, masyarakat masih kerap memasuki area proyek.

    “Masih masa pemeliharaan, masih tanggung jawab kontraktor juga. Walaupun disuruh keluar kadang tidak mau, kita kasih pengertian,” katanya.

    Untuk penyelesaian segmen satu, Ilhamsyah menyebut pihaknya masih menunggu persetujuan anggaran sebelum memulai proses pengadaan barang dan jasa.

    “Kami perlu persiapan dulu untuk pengadaan barang jasa. Kalau anggaran sudah disetujui, maka kami persiapkan dulu. Mudah-mudahan bisa cepat, kemudian bisa dilaksanakan dalam waktu yang singkat, jadi sebelum akhir tahun selesai,” terangnya.

    Ia memperkirakan waktu pengerjaan fisik sekitar enam bulan, mengingat pekerjaan yang tersisa merupakan tahap akhir.

    “Kurang lebih enam bulan. Karena ini tinggal finishing saja sebenarnya, keramik dan mekanikal elektrikal (ME),” jelasnya.

    Menutup pernyataannya, ia menegaskan pengusulan anggaran tidak selalu harus menunggu perubahan APBD.

    “Tidak semua pengusulan itu harus di perubahan. Ketika anggaran itu ada, bisa langsung dikerjakan. Kalau tidak ada, mungkin nanti masuk perubahan atau murni di pertengahan tahun. Kita tunggu anggaran siap dulu,” pungkasnya.

     

    Ilhamsyah Pembangunan Pemkot Samarinda Teras Samarinda Teras Samarinda Tahap 2
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyempitan pembuluh darah merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena prosesnya dapat berlangsung…

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,358 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.