Insitekaltim, Samarinda — Seorang pedagang es teler creamy di kawasan Bandara Temindung tetap semangat berjualan di hari pertama Ramadan, Kamis, 19 Februari 2026 meski kondisi kawasan belum terlalu ramai usai hujan.
Pedagang tersebut mengatakan, dirinya telah lama berjualan di lokasi tersebut karena meneruskan usaha orang tua yang lebih dulu membuka lapak di kawasan eks bandara. Meski tempat tinggalnya tidak begitu dekat, ia memilih tetap berjualan di Temindung karena pelanggan sudah terbentuk sejak lama.
“Sudah biasa jualan di sini, karena memang turun-temurun dari orang tua yang dulu jualan di sini,” ujarnya saat ditemui di lapak.
Ia menjelaskan, penjualan selama ini tergolong ramai karena tidak hanya mengandalkan pembeli di sekitar lokasi. Strategi siaran langsung (live) melalui TikTok turut membantu menjangkau pelanggan lebih luas.
“Sekarang jualan juga sekalian live di TikTok, jadi bukan cuma orang sekitar bandara saja yang beli, tapi ada juga pelanggan yang datang dari TikTok,” katanya.
Pedagang tersebut menjual es teler creamy seharga Rp12 ribu per cup dengan isian yang beragam. Khusus selama Ramadan, ia menawarkan opsi pemisahan es batu bagi pembeli yang berpuasa agar minuman tidak cepat mencair dan rasa manis tetap terjaga saat waktu berbuka.
Ia juga menegaskan tidak menggunakan bahan pengawet dalam produknya. Selain demi keamanan konsumen, ia tidak ingin pelanggan kapok jika mengalami keluhan setelah mengonsumsi dagangannya.
“Kalau pakai pengawet terus pelanggan kapok, sayang juga. Jadi memang tidak pakai pengawet,” tuturnya.
Sore itu, suasana di kawasan eks Bandara Temindung terlihat lengang akibat hujan yang baru saja reda. Namun ia optimistis kondisi akan kembali ramai menjelang petang.
“Ini para pelari belum datang saja karena habis hujan. Nanti agak sorean biasanya mulai ramai,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk ikut serta dalam Pasar Ramadan bagi pelaku UMKM yang akan digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur di kawasan eks Bandara Temindung pada esok hari. Pedagang tersebut berharap momentum Ramadan dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jangkauan usahanya.
