Insitekaltim, Samarinda — Rasa takut mencoba atau takut gagal masih menjadi hambatan yang kerap dialami banyak orang dalam mengembangkan potensi diri. Perasaan tersebut muncul ketika seseorang ingin memulai hal baru, seperti membuka usaha, mengikuti kompetisi, maupun mengasah kemampuan di bidang tertentu serta memilih karirnya.
Fenomena ini banyak dirasakan oleh generasi muda maupun masyarakat umum. Kekhawatiran akan hasil yang tidak sesuai harapan, penilaian orang lain, hingga risiko kerugian sering membuat seseorang memilih bertahan di zona nyaman. Padahal, keberanian ini untuk mencoba menjadi langkah awal dalam meraih pengalaman dan keberhasilan.
Melalui giat Talkshow yang diadakan oleh Media Insitekaltim, salah satu narasumber Ridho mengungkapkan, rasa takut gagal merupakan hal wajar yang dirasakan setiap orang. Namun, ia menilai ketakutan tersebut seharusnya tidak dijadikan alasan untuk berhenti melangkah.
Menurutnya, kegagalan justru menjadi proses penting dalam pembelajaran.
“Takut mencoba itu pasti ada, apalagi kalau belum pernah melakukan sebelumnya. Tapi kalau tidak dicoba, kita tidak akan tahu kemampuan diri sendiri. Dari kegagalan kita bisa belajar dan memperbaiki diri,” ujar Ridho Selasa, 10 Februari 2026.
Selain hal itu, dukungan dari lingkungan sekitar sangat berpengaruh dalam membangun kepercayaan diri seseorang. Lingkungan yang memberikan motivasi dan semangat dinilai mampu membantu individu untuk berani mengambil peluang dan menghadapi tantangan baru.
Psikolog pendidikan menyebutkan bahwa rasa takut gagal sering muncul akibat tekanan sosial dan ekspektasi tinggi terhadap kesuksesan (Ejournal Unesa). Banyak orang merasa harus langsung berhasil pada percobaan pertama, sehingga takut mengambil risiko. Padahal, kegagalan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan yang lebih besar.
Seiring berkembangnya zaman, berbagai komunitas dan lembaga pendidikan mulai mendorong masyarakat untuk berani mencoba dan tidak takut gagal.
“Seperti program pelatihan, seminar motivasi, hingga kegiatan pengembangan diri semakin sering digelar untuk membangun mental tangguh dan percaya diri,” jelasnya.
Dengan demikian, keberanian untuk mencoba diharapkan dapat lebih terbuka terhadap peluang baru. Mengubah rasa takut menjadi motivasi yang diyakini mampu mendorong seseorang untuk terus berkembang, berinovasi, dan mencapai tujuan yang diinginkan.
“Sikap berani melangkah dan belajar dari kegagalan menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan,” pungkasnya.

