Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tak Mau Seremonial, Gubernur Kaltim Dorong OPD Tancap Gas di 2026
    Diskominfo Kaltim

    Tak Mau Seremonial, Gubernur Kaltim Dorong OPD Tancap Gas di 2026

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud bersama Sekda Sri Wahyuni (Ist / Humas Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menandai awal 2026 dengan penegasan arah kerja birokrasi yang lebih responsif dan berorientasi hasil.

    Melalui penandatanganan perjanjian kinerja, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menekankan, kinerja aparatur tidak boleh berhenti pada target administratif, tetapi harus berdampak nyata bagi masyarakat. Penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2026 itu digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 9 Februari 2026.

    Ia mengatakan komitmen seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), untuk memperbaiki capaian kinerja yang belum optimal pada tahun sebelumnya.

    Selain itu, perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas tahunan. Dokumen tersebut harus menjadi pedoman kerja sekaligus ukuran akuntabilitas dalam menjalankan program dan kegiatan.

    “Saya harap ini bukan sekadar penandatanganan pakta integritas, tapi acuan dan komitmen untuk mencapai bahkan melampaui target kinerja,” tegasnya.

    Ia mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang belum terselesaikan pada 2025. Oleh karena itu, 2026 diharapkan menjadi momentum perubahan, dengan perencanaan yang lebih matang serta pelaksanaan program yang lebih cepat dan tepat sasaran.

    “Jangan menunggu apa yang bisa dikerjakan. Tapi kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Jemput bola,” ujarnya.

    Dalam arahannya, Gubernur Rudy juga meminta seluruh OPD segera mengeksekusi program yang anggarannya telah tersedia sejak awal tahun. Hal ini dinilai penting, terlebih di tengah kebijakan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD), sehingga setiap perangkat daerah harus lebih selektif dalam menentukan skala prioritas.

    “Program yang dibutuhkan masyarakat, saya minta segera didahulukan. Jangan ditunda-tunda lagi,” tekannya.

    Ia menegaskan, sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan tidak boleh mengalami hambatan. Ketiga sektor tersebut disebut sebagai kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator utama keberhasilan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik.

    Selain penandatanganan perjanjian kinerja, pada kesempatan yang sama Gubernur Harum juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah dengan capaian terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator, mulai dari akuntabilitas kinerja, evaluasi budaya kerja, indeks kematangan organisasi, hingga pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik.

    Untuk kategori Akuntabilitas Kinerja, penghargaan diraih Sekretariat Daerah Provinsi, Bappeda, dan Inspektorat Kaltim. Pada Evaluasi Budaya Kerja, penghargaan diberikan kepada RSJD Atma Husada Mahakam, Dinas Perhubungan, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

    Sementara itu, nilai Indeks Kematangan Organisasi diraih Dinas Perhubungan dan RSJD Atma Husada Mahakam. Adapun dalam Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri, penghargaan diberikan kepada RSJD Atma Husada Mahakam, RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, RSUD AW Syahranie Samarinda, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Bapenda UPTD PPRD Wilayah Kota Samarinda.

    Gubernur menegaskan, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan dorongan agar standar pelayanan publik terus meningkat. Orientasi birokrasi, kata dia, harus tetap berpijak pada pelayanan kepada masyarakat.

    “Saya ingin tugas kita sebagai pelayan publik berjalan dengan baik,” pungkasnya.

    Penandatanganan perjanjian kinerja dan penyerahan penghargaan tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji. Dengan komitmen yang diperbarui di awal tahun, 2026 menjadi momentum bagi OPD Kaltim untuk membuktikan kinerja yang lebih cepat, tepat, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

     

    Gubernur Kaltim OPD Kaltim Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    4.047 Bendera Dibagikan di Kaltim, Kesbangpol Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

    Agustus 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Turun ke Pesisir hingga Pedalaman, Rudy Mas’ud Dapat Apresiasi LPM RI

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Kaltim-Jateng Sepakati Kerja Sama 10 Sektor, Rudy Mas’ud Dorong Perluasan Komoditas di Luar Batu Bara

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.