Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan, Rudy Tegaskan Sekolah Negeri dan Swasta Harus Diperlakukan Setara

    Mei 26, 2026

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat
    Kesehatan

    GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dr Tirta di sela kegiatan fitnesnya (Ist/ Instagram dr Tirta)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Nyeri dada sering kali menjadi keluhan yang memicu kepanikan. Tidak sedikit orang langsung mengaitkannya dengan masalah jantung, termasuk henti jantung mendadak. Padahal, keluhan tersebut tidak selalu berasal dari organ yang sama.

    Salah satu kondisi yang kerap disalahpahami adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang berkaitan dengan naiknya asam lambung ini sering menimbulkan sensasi panas di dada, rasa sesak, hingga nyeri yang menjalar. Gejala-gejala tersebut kerap membuat penderitanya khawatir berlebihan.

    Dokter sekaligus pegiat edukasi kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, dalam berbagai penjelasan publiknya di media sosial, menegaskan bahwa GERD bukan penyebab henti jantung.

    “Gerd jauh sekali hubungannya dengan jantung,” kata dr Tirta dalam postingannya beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, meski keluhan GERD dan gangguan jantung sama-sama bisa dirasakan di area dada, mekanisme dan risikonya berbeda.

    GERD merupakan gangguan pada sistem pencernaan, sementara henti jantung berkaitan langsung dengan sistem kardiovaskular. Rasa tidak nyaman akibat asam lambung yang naik memang bisa terasa intens, tetapi tidak berarti kondisi tersebut akan langsung berujung pada gangguan jantung.

    Kesalahpahaman ini kerap diperparah oleh kecemasan. Saat seseorang panik, tubuh bisa merespons dengan jantung berdebar, napas pendek, dan rasa tidak nyaman yang semakin kuat. Pada akhirnya, yang muncul bukan hanya keluhan fisik, tetapi juga tekanan mental.

    Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar setiap keluhan nyeri dada tidak diabaikan. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya, terutama jika keluhan berlangsung lama atau disertai gejala lain yang mengganggu aktivitas.

    Edukasi yang tepat menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak pada ketakutan yang keliru. Memahami perbedaan antara gangguan pencernaan dan gangguan jantung dapat membantu seseorang bersikap lebih tenang dan rasional dalam merespons sinyal dari tubuhnya.

     

    dr Tirta Mandira Hudhi GERD Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    Mei 20, 2026

    Mengurai Benang Kusut Mitos Kesehatan: Panduan Hidup Sehat Tanpa Cemas Ala dr Tirta

    Mei 17, 2026

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita

    April 14, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan, Rudy Tegaskan Sekolah Negeri dan Swasta Harus Diperlakukan Setara

    R’syaMei 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus mendorong…

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026
    1 2 3 … 3,107 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.