
Insitekaltim, Samarinda — Peringatan Haul Guru Sekumpul yang dirangkai dengan Isra Mikraj 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat akhlak dan persaudaraan sosial di tengah masyarakat. Momentum keagamaan ini dinilai penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan warga, khususnya di wilayah perkotaan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan saat menghadiri peringatan Haul Guru Sekumpul dan Isra Mikraj di Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang Jumat, 23 Januari 2026 malam.
Arif menegaskan, peringatan haul dan Isra Mikraj tidak seharusnya dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum untuk meneladani akhlak para ulama serta memperkuat nilai keimanan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Peringatan Haul Guru Sekumpul dan Isra Mikraj bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat keimanan, akhlak, dan persaudaraan sosial di tengah masyarakat,” ujar Arif.
Ia berharap nilai-nilai keteladanan para ulama dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kepedulian sosial dan keharmonisan antarwarga di lingkungan perkotaan yang dinamis.
“Dengan akhlak yang baik dan kebersamaan yang kuat, masyarakat bisa tumbuh rukun dan saling mendukung,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi peran majelis taklim serta konsistensi para tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Menurutnya, majelis taklim memiliki fungsi strategis sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjadi wasilah kebaikan untuk membangun masyarakat yang damai dan berakhlak,” jelasnya.
Kegiatan peringatan Haul Guru Sekumpul dan Isra Mikraj itu diikuti oleh jemaah, tokoh agama, serta warga sekitar. Selain diisi dengan doa dan tausiyah, acara tersebut juga menjadi ajang kebersamaan antara masyarakat dan para pemangku kepentingan di wilayah setempat.

