Insitekaltim, Samarinda – Aroma kopi kembali semerbak di sudut-sudut Citra Niaga. Kawasan ikonik Kota Samarinda yang sempat kehilangan denyut aktivitas akibat pandemi Covid-19 itu kini perlahan bangkit, seiring hadirnya sejumlah coffee shop yang menjelma menjadi ruang temu baru bagi masyarakat.
Arman, barista Coffee Shop Sevel Crowd di Citra Niaga mengatakan, kehadiran kafe di kawasan tersebut bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagian dari gerakan bertajuk Kembali ke Citra. Gerakan ini bertujuan menghidupkan kembali Citra Niaga sebagai ruang publik dan tempat berkumpul yang lebih tertata dan positif.
“Sebelum Covid-19, Citra Niaga sangat ramai. Sekarang kami ingin menghidupkannya kembali dengan konsep yang lebih baik dan teratur,” ujar Arman, Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Sevel Crowd telah beroperasi sekitar satu tahun dengan dukungan investor. Dalam dunia usaha makanan dan minuman (food and beverage/F&B), pelaku usaha umumnya dihadapkan pada dua pilihan, yakni mengembangkan merek yang sudah ada atau melakukan ekspansi. Kehadiran coffee shop di Citra Niaga ini, kata Arman, merupakan bagian dari langkah ekspansi tersebut.
Maraknya coffee shop di kawasan itu tidak dianggap sebagai ancaman. Sebaliknya, para pelaku usaha F&B di Citra Niaga justru menjalin hubungan yang saling mendukung.
“Kalau ada bahan yang habis, kami bisa saling meminjam dengan kafe sebelah. Daripada bermusuhan, lebih baik berteman,” ungkapnya.
Menurut Arman, waktu kunjungan tertinggi biasanya terjadi pada malam akhir pekan dan hari libur nasional. Sebagai kawasan wisata kota, Citra Niaga kerap dipadati pengunjung pada momen-momen tersebut.
Ia mengakui, kepadatan aktivitas di Citra Niaga sempat berdampak pada menurunnya penjualan usaha F&B di kawasan lain. Karena itu, pembatasan jam operasional mulai diterapkan agar distribusi pengunjung lebih merata.
Ke depan, Arman berharap Citra Niaga mendapatkan tambahan fasilitas penunjang serta penegakan aturan yang lebih tegas. Ia juga berharap hadirnya coffee shop dengan konsep specialty coffee agar pilihan bagi pengunjung semakin beragam dan kawasan tersebut terus berkembang sebagai ruang publik favorit warga Samarinda.

