Insitekaltim, Samarinda — Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan guna meningkatkan prestasi atlet daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim Tahun 2026, Sabtu, 3 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarno, Ketua KONI Kaltim, para tokoh olahraga, serta seluruh pengurus KONI kabupaten/kota se-Kaltim.
“Pemprov Kaltim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI Kaltim. Progres pembinaan yang berjalan sejauh ini menunjukkan arah yang positif,” ujar Seno Aji.
Ia juga menyampaikan pesan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan di Aceh. Gubernur berpesan agar KONI Kaltim tetap solid dan terus berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.
Seno Aji juga menyinggung capaian Kaltim pada ajang PON Aceh–Sumatera Utara yang menunjukkan peningkatan perolehan medali. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa bertambahnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, dari 38 menjadi 65 cabang, menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan prestasi.
Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga tidak dapat dicapai secara instan. Karena itu, peran KONI dinilai sangat strategis dalam membangun sistem pembinaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan di seluruh cabang olahraga.
“Kami ingin Kalimantan Timur mampu bersaing dengan provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan penuh agar atlet-atlet lokal kita bisa berjaya di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Seno Aji juga mengapresiasi kontribusi atlet Kaltim pada ajang SEA Games yang berhasil menyumbangkan tiga medali emas, delapan perak, dan sepuluh perunggu. Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi yang membanggakan dan harus terus ditingkatkan.
Selain itu, ia mendorong agar Kaltim dipertimbangkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, seiring dengan pemindahan Ibu Kota Negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menilai Kaltim memiliki keunggulan strategis, baik dari sisi infrastruktur maupun kelengkapan sarana dan prasarana olahraga.
“Dengan keberadaan IKN dan kesiapan fasilitas olahraga yang kita miliki, Kalimantan Timur memiliki nilai strategis untuk menjadi tuan rumah PON,” katanya.
Lebih lanjut, Seno Aji menegaskan Pemprov Kaltim Kaltim akan memastikan dukungan anggaran bagi seluruh cabang olahraga secara proporsional, termasuk untuk program pemusatan latihan serta uji tanding atlet ke luar daerah maupun ke luar negeri.
Ia berharap Rakerprov KONI Kaltim Tahun 2026 dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu mendorong kemajuan olahraga daerah secara menyeluruh.

