Insitekaltim, Samarinda — Rumah Ulin Arya menghadirkan Arya Kids Festival sebagai rangkaian kegiatan khusus untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru. Event yang menyasar anak-anak dan keluarga ini telah berlangsung sejak 24 Desember 2024 dan dijadwalkan berakhir pada 4 Januari 2025.
Marketing Rumah Ulin Arya Nufidah atau sering disapa Vivi, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai alternatif liburan yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga mengedepankan unsur edukasi bagi anak-anak.
“Event ini kami hadirkan untuk menyambut liburan sekolah sekaligus libur Natal dan Tahun Baru. Segmentasi utamanya memang anak-anak, karena Rumah Ulin Arya merupakan destinasi wisata keluarga,” ujar Vivi, Jumat, 2 Desember 2026.
Menurutnya, Arya Kids Festival mengusung konsep belajar sambil bermain. Beragam aktivitas disiapkan, mulai dari permainan tradisional, permainan bernuansa karnaval hingga kegiatan edukasi yang melibatkan anak secara langsung.
“Selain permainan, kami juga menghadirkan edukasi satwa. Karena wahana utama Rumah Ulin Arya adalah kebun binatang, anak-anak bisa belajar mengenal satwa, termasuk satwa endemik Kalimantan,” jelasnya.
Vivi menjelaskan, Rumah Ulin Arya awalnya dibangun sebagai area pribadi sekitar tahun 2008, sebelum akhirnya dibuka untuk umum pada 2014. Seiring waktu, konsep wisata yang ditawarkan terus berkembang, salah satunya dengan menghadirkan kebun binatang edukatif.
“Awalnya hanya area kecil untuk kegiatan gathering. Dari situ muncul ide membuka kebun binatang. Dulu satwanya hanya kelinci dan kura-kura, kemudian berkembang hingga sekarang,” ungkapnya.
Saat ini, Rumah Ulin Arya memiliki sekitar 550 ekor satwa dari berbagai jenis, mulai dari mamalia, reptil, hingga burung. Beberapa satwa didatangkan dari luar daerah seperti Jawa, sementara sebagian lainnya berasal dari masyarakat yang sudah tidak mampu merawat satwa tersebut, melalui proses kurasi oleh petugas dan keeper profesional.
Untuk satwa endemik Kalimantan, salah satu yang menjadi perhatian pengunjung adalah burung enggang. Satwa tersebut kerap ditampilkan dalam kegiatan animal show yang digelar pada akhir pekan dan hari libur nasional.
“Animal show biasanya berlangsung setiap Sabtu, Minggu, dan tanggal merah. Selama event ini juga ada talk show edukasi satwa, pertunjukan sulap, serta berbagai kegiatan lainnya,” kata Vivi.
Ia menambahkan, selama momen libur akhir tahun terjadi peningkatan jumlah pengunjung, terutama pada 1 Januari. Pengunjung tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga dari luar daerah.
“Karena momennya liburan dan ada event khusus, jumlah pengunjung memang meningkat. Ini menjadi salah satu pilihan liburan keluarga,” tuturnya.
Menutup keterangannya, Vivi mengajak masyarakat Samarinda dan sekitarnya untuk memanfaatkan sisa waktu liburan dengan berkunjung ke Rumah Ulin Arya.
“Masih ada Arya Kids Festival hingga 3–4 Januari, dengan berbagai kegiatan seperti edukasi satwa, sulap, mendongeng, face painting, dan tenant makanan. Kami mengajak keluarga Samarinda untuk berlibur bersama di Rumah Ulin Arya,” pungkasnya.

