Insitekaltim, Samarinda — Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kaltim) Fachruddin Djaprie menegaskan, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) menjadi momentum strategis bagi organisasi Gerakan Pramuka dalam melakukan evaluasi sekaligus menyusun perencanaan program ke depan.
Penegasan tersebut disampaikan Fachruddin Djaprie saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakerda Gerakan Pramuka Kaltim, Sabtu, 27 Desember 2025.
Ia menyampaikan, forum Rakerda merupakan ruang penting untuk menghimpun pemikiran, pengalaman, serta masukan dari seluruh peserta sebagai fondasi dalam merancang program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai Satya dan Dharma Pramuka.
“Rakerda ini menjadi ruang evaluasi, refleksi, sekaligus perencanaan strategis untuk menggerakkan roda organisasi agar semakin relevan dan berdampak bagi generasi muda,” ujarnya.
Menurut Fachruddin, melalui Rakerda Kwarda Pramuka Kaltim akan mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025, sekaligus mengambil pelajaran dari berbagai capaian maupun kekurangan yang telah dilalui. Forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi Gerakan Pramuka di Kaltim ke depan.
Ia menjelaskan, keterbatasan waktu pelaksanaan program kerja tahun 2025 terjadi akibat pencairan anggaran daerah yang baru terealisasi pada Agustus 2025. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kegiatan belum dapat dilaksanakan dan direncanakan untuk dialokasikan pada tahun 2026.
“Dengan waktu efektif yang terbatas, terdapat beberapa kegiatan yang belum bisa dilaksanakan dan akan kita lanjutkan pada tahun berikutnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fachruddin menegaskan bahwa tugas utama Gerakan Pramuka adalah mendidik dan membina karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma, guna membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, peduli, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia pun mengajak seluruh peserta Rakerda untuk berpartisipasi aktif dengan menyampaikan gagasan, masukan, serta kritik yang konstruktif agar program yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
“Rakerda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk melahirkan kebijakan dan inovasi demi keberlanjutan Gerakan Pramuka di Kalimantan Timur,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Pramuka Kaltim juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan Rakerda, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh komitmen.

