Insitekaltim, Samarinda — Arus keberangkatan jamaah menuju pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), terpantau ramai namun berlangsung tertib. Jamaah dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim), mulai berangkat sejak beberapa hari sebelum puncak haul guna mengantisipasi kepadatan.
Pantauan di sejumlah titik rest area sepanjang jalur darat Kaltim–Kalsel menunjukkan peningkatan aktivitas jamaah. Rombongan terlihat menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, mobil pribadi, hingga sepeda motor, untuk menuju lokasi haul.
Di jalur darat, kepadatan kendaraan tampak terjadi di ruas jalan poros penghubung Kaltim–Kalsel, terutama di wilayah perbatasan. Meski sempat terjadi antrean di beberapa titik, arus lalu lintas tetap terjaga lancar berkat pengaturan dari aparat kepolisian serta bantuan relawan setempat.
Salah seorang jamaah asal Samarinda Irvan mengaku telah mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari agar lebih nyaman.
“Kami berangkat lebih awal supaya perjalanan tidak terlalu padat. Walaupun jauh dan melelahkan, niat menghadiri haul Abah Guru Sekumpul membuat semuanya terasa ringan,” ujarnya, Jumat, 26 Desember 2025
Ia juga menyampaikan bahwa, fasilitas rest area cukup membantu jamaah yang menempuh perjalanan panjang. Sejumlah warga setempat turut menyediakan tempat singgah lengkap dengan makanan dan minuman.
“Di sepanjang perjalanan sudah banyak rest area yang disediakan warga untuk beristirahat. Ini sangat membantu dan membuat perjalanan lebih aman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Irvan menuturkan pengamanan dan pelayanan bagi jamaah terpantau optimal. Personel kepolisian, instansi terkait, serta relawan disiagakan di jalur-jalur utama hingga pos pelayanan.
“Di sepanjang perjalanan saya melihat banyak petugas dan relawan, bahkan di setiap rest area ada yang membantu kelancaran arus jamaah menuju Martapura,” tambahnya.
Para jamaah berharap perjalanan menuju dan kembali dari Haul Abah Guru Sekumpul dapat berjalan lancar dan selamat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan haul juga dimaknai sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneladani ajaran Abah Guru Sekumpul.
Hingga saat ini, perjalanan jamaah menuju lokasi haul terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan aparat serta kesadaran jamaah dalam menjaga ketertiban.
“Semoga perjalanan kami lancar, selamat sampai tujuan dan kembali ke daerah masing-masing. Semuanya diniatkan untuk meraih keberkahan,” pungkasnya.

