Insitekaltim, Samarinda — Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memastikan seluruh rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), termasuk yang dibahas bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BKPR) telah disepakati dan diselesaikan secara tuntas melalui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.
Saefuddin menjelaskan, dinamika dalam pembahasan raperda merupakan hal yang wajar dalam proses politik. Namun, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antarfraksi di BKPR, seluruh perbedaan pandangan dapat disatukan hingga menghasilkan kesepakatan, termasuk Raperda yang berkaitan dengan perusahaan daerah sektor pariwariaga.
“Alhamdulillah dengan komunikasi antar fraksi raperda yang berkaitan dengan perusahaan pariwariaga dapat disepakati dan paripurna bisa dilaksanakan secara tuntas,” ujar Saefuddin pada Rabu, 24 Desember 2025.
Menurutnya, setelah disepakati, fokus selanjutnya adalah memastikan seluruh perda yang telah disahkan dapat dijalankan secara optimal oleh Pemerintah Kota Samarinda.
Ia menekankan, delapan perda tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan kota khususnya dalam penataan pemerintahan dan pemekaran kelurahan.
“Dengan delapan perda ini kami berharap pengaturan pemerintahan dapat berjalan lebih lancar, termasuk pemecahan kelurahan sehingga Kota Samarinda bisa semakin maju dan nyaman,” katanya.
Terkait isu transparansi yang sempat menjadi perhatian dalam pembahasan BKPR, Saefuddin menegaskan, seluruh perusahaan daerah wajib menerapkan prinsip keterbukaan.
Menurutnya, sebagai perusahaan milik daerah, transparansi merupakan keharusan dan menjadi bagian dari akuntabilitas publik.
“Semua sudah terbuka. Perusahaan daerah harus transparan dan siap dipertanyakan oleh siapa pun,” tegasnya.
Ia juga menanggapi dinamika terkait kebijakan alokasi 30 persen yang sempat menuai perbedaan pandangan di tengah efisiensi anggaran. Sebab, kebijakan tersebut bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
“Angka itu bisa naik atau turun, tergantung situasi dan kemampuan. Yang terpenting saat ini semuanya sudah clear,” tambahnya.

