Insitekaltim, Samarinda – Pelaksanaan vaksinasi kanker serviks yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam rangka peringatan HUT Korpri ke-54 mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Tingginya animo peserta membuat kuota layanan yang disediakan pemerintah melampaui kapasitas awal.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov Kaltim) Sri Wahyuni mengungkapkan, vaksinasi yang berlangsung pada Jumat lalu berjalan sangat padat. Dari rencana awal yang hanya menargetkan sekitar 250 peserta, jumlah pendaftar justru menembus lebih dari 300 orang.
“Hari Jumat kemarin ada vaksin serviks dan jumlahnya melebihi kuota 250. Pendaftar mencapai lebih dari 300 sehingga nanti akan diadakan tambahan vaksinasi,” ungkapnya Minggu, 30 November 2025.
Ia menjelaskan, vaksinasi ini menjadi salah satu layanan kesehatan paling diminati selama rangkaian HUT Korpri ke-54. Tidak hanya ASN perempuan, masyarakat umum juga turut hadir untuk mendapatkan vaksin sebagai upaya pencegahan dini terhadap kanker serviks.
Lonjakan peserta membuat Pemprov Kaltim mempertimbangkan pembukaan sesi tambahan, agar seluruh pendaftar yang belum terlayani dapat mengikuti vaksinasi. Namun, hal itu masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
“Kita masih menunggu kabar dari pusat karena ini subsidi,” jelas Sri.
Ia menambahkan bahwa biaya vaksin yang dikenakan kepada peserta sudah mendapat subsidi sehingga tarifnya jauh lebih terjangkau.
“Peserta hanya membayar Rp299 ribu karena sudah disubsidi, padahal harga vaksin sebenarnya lebih tinggi,” tegasnya.
Sri berharap melalui skema subsidi dan perluasan layanan vaksinasi, semakin banyak perempuan yang dapat mengakses perlindungan terhadap kanker serviks.
“Karena kanker serviks salah satu penyakit berbahaya yang masih menjadi ancaman bagi perempuan di Indonesia,” tandasnya.

