Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Laila Fatihah Sebut 3 Penyebab Kredit Bertuah Belum Maksimal
    DPRD Samarinda

    Laila Fatihah Sebut 3 Penyebab Kredit Bertuah Belum Maksimal

    LarasBy LarasMei 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah menyebutkan Kredit Bertuah yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Samarinda dan Bankaltimtara baru terealisasi sebanyak 79 persen.

    Teks: BPD Kaltim Kaltara hearing bersama Pansus LKPJ DPRD Samarinda

    Hal ini disampaikan seusai hearing bersama dengan Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Samarinda dan BPD Kaltim Kaltara, Rabu (8/5/2024).

    “Dari Rp15 miliar yang digelontorkan untuk membantu teman-teman usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baru terealisasi Rp8,5 miliar atau kalau dipresentasekan hanya 79%,” jelas Laila.

    Setelah digali lebih dalam, politikus PKB ini menjelaskan beberapa kesulitan yang dialami baik pihak Bankaltimtara maupun pelaku UMKM. Pertama, adanya kekurangan untuk melengkapi syarat administrasi yang diajukan pelaku UMKM.

    “Misalnya yang sudah menikah, itu tidak bisa menunjukkan surat nikahnya. Itu skrining awal,” ungkapnya.

    Kemudian, pelaku UMKM yang ingin mengajukan Kredit Bertuah tersebut tidak lolos BI Checking. Ini merupakan pengecekan riwayat kredit di Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia yang dilakukan oleh debitur.

    Adanya riwayat kredit dari bank yang bermasalah bagi si pelaku usaha juga menjadi salah satu kendala belum tercapainya hal tersebut yang disampaikan pihak Bankaltimtara.

    “Kedua, tidak lolos syarat BI Checking. Artinya tidak hanya masalah hutang di bank saja, tapi misal paylater,” tutur Laila.

    Selain BI Checking, ada juga kendala terkait minimal pinjaman yang terlalu besar bagi sebagian pelaku usaha. Bankaltimtara memberikan syarat pinjaman minimal Rp5 juta.

    Namun di lapangan, para pengaju kredit ini adalah pelaku usaha yang dominan membutuhkan pinjaman sangat ringan seperti Rp100 ribu hingga Rp 500 ribu untuk modal usahanya. Bagi mereka Rp5 juta terlalu besar.

    “Rata-rata kalau kita lihat di masyarakat langsung, mereka hanya butuh pinjaman di bawah Rp5 juta. Nominal Rp5 juta sekali pinjam bagi mereka terlalu besar,” bebernya.

    Laila menyampaikan pihak Bankaltimtara mencoba merumuskan pemecahan masalah atas tingginya pinjaman minimal tersebut.

    Di mana nantinya ada kerja sama antara Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Samarinda serta Bankaltimtara untuk menjalankan rencana ini. Hal itu akan didiskusikan lebih lanjut.

    “Jadi nanti BPD Kaltim akan ngasih ke Dinas Koperasi misalnya Rp5 juta. Nanti mereka yang bagi ke pelaku UMKM-nya. Jadi semacam ada sub-sub atau kelompok kecil dari si Rp5 juta ini,” pungkasnya.

    BPD Kaltim Kaltara Laila Fatihah UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026

    Taman Tanjong Dipadati Pengunjung pada Hari Ketiga Lebaran, Jadi Favorit Wisata Keluarga

    Maret 23, 2026

    Penjualan Lumpia di Pasar Ramadan Samarinda Turun Drastis, Pelaku UMKM Keluhkan Daya Beli Melemah

    Maret 18, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Uji Coba Sistem Parkir Berlangganan Sebelum Berlaku Luas

    Maret 15, 2026

    Gelar Bukber Bersama Warga, Helmi Siapkan Ribuan Porsi Konsumsi

    Maret 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Usaha sarung tenun khas Samarinda terus bertahan sebagai warisan budaya yang diwariskan…

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.