Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»UMKM Lansia Cenderung Gunakan Cara Tradisional, Sulit Berkembang
    DPRD Samarinda

    UMKM Lansia Cenderung Gunakan Cara Tradisional, Sulit Berkembang

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 31, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Hj Laila Fatihah mengatakan bahwa pedagang UMKM yang berusia 50 hingga 60 tahun ke atas biasanya hanya berjualan dengan cara tradisional.

    Menurutnya hal ini membuat usaha UMKM para lansia kurang maju. Karena hanya berputar pada permodalan Rp100 ribu untuk mendapat Rp150 ribu. Teknik semacam ini hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari hari saja.

    “Omset seperti itu kan karena apa? Ketidaktahuan,” terang Laila Fatihah pada Rabu, (31/5/2023).

    Politikus dengan gelar sarjana ekonomi itu merasa bahwa kalaupun para lansia tidak mampu mengembangkan usahanya, maka anak-anak mereka harus berperan membantu.

    “Kalau orang tuanya tidak bisa, kan anaknya bisa inisiatif untuk membantu, ” kata Laila.

    Selain karena faktor ketidaktahuan, banyak di antara mereka yang tidak ingin keluar dari zona nyaman. Keadaan dimana mereka merasa kebutuhan sehari-hari telah tercukupi, maka tidak perlu mengembangkan usaha. Cukuplah dengan usaha yang sudah ada.

    Padahal dewasa ini, kemajuan teknologi digital sudah tidak bisa dihindari. Pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial, bahkan ini lebih efektif dengan pasar yang lebih luas. Pasalnya, penyebaran informasi melalui media sosial saat ini sudah sangat cepat.

    Laila juga menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang telah lansia biasanya tidak terpikir untuk menambah modal juga tidak mengetahui dari mana kiranya mereka bisa mendapatkan penambahan modal usaha.

    Dia juga menyinggung peran pemerintah untuk mendampingi dan membimbing pelaku UMKM khususnya di Kota Samarinda.

    Dia yakin fenomena ini hanya terjadi pada pedagang usia lanjut, meski tidak juga seluruhnya. “Mereka yang masih di bawah usia lanjut biasanya telah melihat pentingnya penggunaan media sosial,” tutup Laila.

    DPRD UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    AminahSeptember 30, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Sekitar 36 pekerjaan tahun anggaran 2025 dengan akumulasi pembiayaan sekitar Rp132 miliar…

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.