Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gubernur Kaltim Ungkap Dua Topik Menarik Dibahas Dalam Rakernas APPSI 2023
    Diskominfo Kaltim

    Gubernur Kaltim Ungkap Dua Topik Menarik Dibahas Dalam Rakernas APPSI 2023

    MartinusBy MartinusFebruari 22, 2023Updated:Februari 22, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) akan digelar besok, Kamis (23/2/2023) di Balikpapan.

    Momentum berkumpulnya seluruh guburner di Indonesia itu tentunya membuat publik penasaran, apa yang dibahas dalam kegiatan tersebut.

    Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor selaku Ketua APPSI mengungkap terdapat dua topik menarik yang akan dibahas dalam kegiatan akbar itu yakni dana bagi hasil dan tenaga honorer.

    “Kedua topik bahasan tersebut merupakan sebuah aspirasi, usulan dan muncul masalah itu di seluruh daerah di Indonesia,” kata Isran melalui rilis Pemprov Kaltim, Rabu (22/2/2023).

    Ketua Umum APPSI itu menjelaskan, terkait dengan pendapatan daerah melalui dana bagi hasil, alokasi jumlah yang diberikan pusat ke daerah belum memadai, sehingga menjadi kendala untuk mendukung penyelanggaraan pembangunan di daerah.

    Padahal menurutnya, tugas-tugas pembangunan lebih banyak di daerah daripada di pusat. Sementara anggaran APBN 70 persen dikelola pusat, sisanya 30 persen dibagikan ke daerah. Sedangkan sektor-sektor pelaksanaan pembangunan lebih banyak di daerah.

    “Pusat hanya mengelola lima sampai enam sektor. Ini yang kita perjuangkan bersama teman-teman gubernur dan pemerintah provinsi seluruh Indonesia. Kita harus optimis, namanya berjuang itu tidak boleh putus asa.Kita ini memperjuangkan untuk rakyat,” tuturnya.

    Lanjut Isran, topik kedua masalah tenaga honorer yang akan dihilangkan menjadi bagian yang disuarakan oleh kawan-kawan kepala daerah, seperti gubernur, bahkan bupati dan wali kota.

    “Kenapa tenaga honorer itu belum saatnya dihilangkan, karena negara masih memerlukan, daerah-daerah masih membutuhkan. Seperti di sektor pendidikan, sektor kesehatan. Belum saatnya kita menghapus dan itu juga yang akan kita perjuangkan di rakernas ini,” tegasnya.

    Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPP Perhiptani) itu menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dan berkoordinasi yang dimotori oleh Kementerian PANRB bersama Ketua APPSI, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

    “Kita sudah merumuskan ada beberapa pilihan yang akan disepakati dan ini akan disampaikan kepada pihak parlemen DPR RI,” ungkapnya.

    Terpenting, kata Isran, dalam Rakernas APPSI ini para gubernur dan pemerintah provinsi seluruh Indonesia sepakat untuk tetap memberikan dukungan penuh dalam rangka pembangunan ibu kota negara.

    “Ibu Kota Nusantara itu adalah sebuah titik yang penting dalam membangun sebuah peradaban yang besar bagi bangsa Indonesia. Jadi semua harus didukung sepenuhnya, apalagi ini atas inisiatif, dorongan dan muncul dari pemikiran Presiden Joko Widodo dan sudah diundangkan oleh DPR RI,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.