Insitekaltim, Samarinda– Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengajukan wacana sekaligus tawaran kepada representasi OPD terkait agar beberapa item yang berada di Taman Cerdas segera diperbaiki.
Ihwal rencana itu mencuat lantaran pada 15 Februari 2023 mendatang, pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia bakal melakukan audit lapangan ruang bermain ramah anak (RBRA) Kota Samarinda.
“Tanggal 15 Februari mendatang, pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia akan melaksanakan audit lapangan di Taman Cerdas. Di Taman Cerdas itu ada beberapa item yang perlu untuk segera diperbaiki. Dan, proses perbaikannya tentu melibatkan beberapa OPD,” ungkap Kepala Bappedalitbang Kota Samarinda Ananta Fathurrozy saat memimpin rapat kordinasi persiapan audit lapangan ruang bermain ramah anak (RBRA) Kota Samarinda Tahun 2023 di Kantor Bappedalitbang, Senin (6/2/2023).
Dijelaskan Ananta Fathurrozy fokus perhatian untuk dibahas pada rakor terletak pada item yang perlu diperbaiki di Taman Cerdas, seperti alat permainan anak-anak yang sudah susut karena tergosok (aus) seiring bergulirnya waktu dan pemeliharaan taman.
“Walau demikian, tidak menutup kemungkinan bagi teman-teman dari OPD yang lain bisa membantu. Sebab yang akan dinilai nantinya bukan hanya secara fisik tetapi juga non fisik seperti perpustakaan keliling,” ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya menjelaskan, pihaknya meminta bantuan semua pihak agar dapat turut serta menyukseskan sekaligus mengangkat nama baik Kota Samarinda baik dari segi kualitas maupun keberhasilan di bidang pembangunan.
“Saya mohon bantuan dari teman-teman untuk bisa mendukung. Dan, saya yakin di tangan ibu bapak Kota Samarinda ini bisa terangkat baik dari segi kualitas maupun keberhasilan-keberhasilan di bidang pembangunan. Kalau memang perlu anggaran, maka bisa disampaikan,” katanya.Ananta Fathurrozy menambahkan, bukan hanya ruang bermain ramah anak (RBRA), melainkan beberapa indikator yang menjadi penopang Kota Layak Anak (KLA), antara lain puskesmas ranah anak, sekolah ranah anak, rumah ibadah ramah anak, ruang bermain ramah anak, dan lainnya.
“Itu bisa mulai sekarang sudah bisa disiapkan, sehingga kita rencanakan kebutuhannya apa saja, di OPD mana saja,” jelasnya.
Ia berharap agar semua OPD menanggapi secara serius wacana untuk menyulap beberapa item di Taman Cerdas yang notabene merupakan taman wisata terpopuler dan juga termasuk ruang bermain ramah anak.
Sebab hal ini menjadi salah satu konsen dan program unggulan Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Rusmadi Wongso.
“Dan ini merupakan gambaran kecil dari keberhasilan Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Rusmadi Wongso. Itu berarti, kalau ini bagus maka orang lain akan menilai bahwa ini bagus juga,” imbuhnya.

