
Reporter: Nanda – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mengumumkan pemenang lomba guru se-kabupaten saat upacara memperingati hari guru nasional (HGN) tahun 2021 di Bukit Pelangi, Sangatta.
Lomba dilaksanakan mulai tanggal 14 hingga 21 November lalu, mulai dari pendaftaran dan pengiriman karta serta penjurian. Lalu pemenang diumumkan saat upacara memperingati HGN tahun 2021.
Kegiatan tersebut dilakukan secara spontanitas dari para pejabat lingkup Disdik sebagai bentuk apresiasi serta motivasi kepada tenaga pendidik formal maupun nonformal.
“Kegiatan ini merupakan spontanitas, persiapan hanya kurang lebih 2 minggu dan alhamdulillah sebanyak 72 guru turut berpartisipasi dalam lomba ini,” ungkap Ketua Pelaksana Lomba HGN 2021, Irma Yuwinda kepada Insitekaltim.com melalui sambungan telepon, Kamis (25/11/2021)
Irma yang juga menjabat sebagai Sekretaris Disdik Kutim itu mengabarkan ada 14 pemenang yang berhasil membawa hadiah laptop dan trophy.
Dari 14 pemenang terdapat 8 kategori di antaranya kategori guru/pamong/tutor berinovasi media pembelajaran berbasis IT tingkat TK, SD dan SMP masing-masing diraih oleh 3 juara, sekolah/SPNF SKB/PKBM pengembang budaya kearifan lokal 1 juara, sekolah pengembang budaya kearifan lokal tingkat TK, SD dan SMP masing-masing ada 1 juara, serta guru berdedikasi di daerah 3T tingkat SD dan SMP masing-masing ada 1 juara.
“Kegiatan ini juga sebagai wujud penghargaan bagi guru-guru yang telah berjuang menyampaikan ilmunya di tengah pandemi serta guru yang berjuang di wilayah 3T yang harus melakukan pembelajaran berbasis teknologi,” tandasnya.
Selain itu, tujuannya sebagai motivasi kepada satuan pendidikan baik formal maupun nonformal dalam usahanya mengembangkan kearifan lokal.
Lebih lanjut Irma mengatakan, penjurian dilakukan oleh unsur internal Disdik bersama pengawas sekolah. Selain itu, ia mewakili Disdik mengapresiasi antusias para guru di Kutim. Pasalnya dalam kurun waktu selama 1 minggu para guru bisa mengirimkan karya lomba yang dinilai materinya cukup berat apalagi bagi wilayah 3T.
“Kemudian kegiatan ini murni didukung oleh stakeholder yang benar-benar peduli dengan pendidikan seperti Bank Kaltimtara, PT KPC dan sebagainya,” pungkasnya.

