
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun yang akan datang atau MTQ Kaltim ke-43 akan diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Agama (Kemenag).

MTQ Kaltim ke-42 tahun ini belum membawa keberuntungan untuk Kafilah Kutim. Kutim meraih juara ke-8 dari 10 kabupaten atau kota se-Kaltim.
Adapun rincian perolehan juara para kafilah Kutim pada MTQ Kaltim ke-42 ini diantaranya peraih Juara I, II, III masing-masing sebanyak 3 orang. Lalu juara terbaik harapan I sebanyak 5 orang.
Kemudian kafilah yang mendapat juara terbaik harapan II sebanyak 9 orang dan III sebanyak 4 orang.
“Tahun ini saya selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kutim akan menyerahkan secara maksimal pada Ketua I yang memang ahlinya,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bonus juara MTQ ke-42 Kaltim di Ruang Tempudau, Kantor Bupati, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (17/6/2021)
Hal itu dikarenakan, Irawansyah menilai kafilah Kutim pada MTQ ke-42 ini menurun. Ia menyampaikan dari peringkat sebelumnya yaitu ke-5 menjadi ke-8.
Untuk itu ia menyerahkan teknis persiapan, pembinaan serta pelaksanaan MTQ di Kutim kepada Ketua I LPTQ, Nasrun yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kemenag Kutim.
“Sebagian besar kewenangan-kewenangan secara umum berada di Ketua I,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan termasuk di dalamnya persoalan anggaran yang akan digunakan untuk melancarkan kegiatan MTQ di Kutim.
“Semoga MTQ Kutim ke depan lebih maju dan meningkat lagi,” tutupnya.

