Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Disperindag Kutim Imbau Pedagang Pasar Turut Stabilkan Harga 
    Advertorial

    Disperindag Kutim Imbau Pedagang Pasar Turut Stabilkan Harga 

    SeliBy SeliApril 15, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Disperindag Zaini melalui Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Achmad Doni Evriady saat diwawancarai oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Disperindag Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Rabu (14/4/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau kepada pedagang bahan pangan di pasar tradisional maupun warung sepanjang jalan untuk menstabilkan harga.

    Pada umumnya, penjual menaikan harga pada saat ramai akan pembeli. Hal tersebut sudah mendarah daging di kalangan perdagangan.

    “Biasanya kenaikan harga bahan pangan pihak masyarakat banyak yang menyalahkan pemerintah. Padahal setelah pengecekan lapangan, ditemukan banyak pedagang yang tidak menggunakan harga standar yang telah ditetapkan bahkan tidak sedikit yang mengambil keuntungan hingga Rp15 ribu,” ujar Kepala Disperindag Zaini melalui Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Achmad Doni Evriady saat diwawancarai oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Disperindag Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Rabu (14/4/2021) 

    Untuk itu Achmad Doni mengimbau kepada pedagang diluar supermarket atau swalayan untuk mendukung stabilitas harga bahan pangan. Hal itu dapat dilakukan dengan menerapkan kejujuran dalam memberikan harga ecerannya tanpa mengambil untung berlipat ganda. 

    “Seharusnya penjual di pasar maupun eceran di sepanjang jalan juga ada harga eceran tertinggi (HET) sehingga tidak semena-mena dalam memberikan harga jual. Seperti di swalayan maupun supermarket yang menggunakan patokan HET,” jelas Achmad Doni 

    Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menggodok perihal HET di pasar tradisional, namun hingga saat ini belum menemukan titik temu. Hal itu dikarenakan pengecer di pasar tradisional maupun di warung sepanjang jalan mendapatkan produk dari pihak kedua, ketiga dan seterusnya. 

    “Lain hal dengan supermarket atau swalayan, mereka mendapat produk dari pihak pertama atau maksimal pihak kedua,” pungkas Achmad Doni. 

    Harapannya pedagang di pasar tradisional maupun di sepanjang jalan dapat menggunakan kejujurannya dan dapat mengikuti aturan harga yang ditetapkan oleh pihak Disperindag. Dengan begitu pihak Disperindag tidak kesulitan dalam mempertahankan kestabilan harga pasar.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.