
Reporter: Astuti – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial (Banjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur Budi Mulya menginginkan bansos yang tepat sasaran.
Ia mengatakan beberapa program yang berjalan saat ini seperti (PKH) Program Keluarga Harapan, (BPNT) Bantuan Pangan Non Tunai atau sembako dan (BST) Bantuan Sosial Tunai, sudah diterima lebih dari 15 ribu masyarakat tersebar di 18 Kecamatan Kutim.
Namun, beberapa justru dinilai masih belum tepat sasaran. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya ingin memperbaiki sistem penerima Bansos. Mulai dari merapikan dan mengecek kembali data-data yang ada.
“Datanya nya masih banyak yang perlu diperbaiki agar mempermudah pendataan masyarakat” ucap Budi Mulya kepada Insitekaltim.com saat diwawancarai di Kantor Dinas Sosial Area Bukit Pelangi pada Senin (23/3/2021).
Selain itu, ia ingin membuat bantuan kesehatan BPJS kelas 3 secara gratis, dimana masyarakat Kutim dijamin 100 persen kesehatannya.
Secara umum, ia menjelaskan penerima bantuan ini ditujukan hanya kepada masyarakat yang tidak mampu.
“Bansos ini diberikan untuk masyarakat yang benar-benar tidak mampu, bukan orang yang mampu tapi gak sanggup bayar” tegasnya.
Menurut Kabid Banjamsos ini, syarat penerima bantuan kesehatan harus ada surat keterangan tidak mampu dari RT, Desa juga Kecamatan setelah itu Dinsos akan meninjau langsung rumah masyarakat yang kurang mampu.
“Agar penerima bantuan tepat sasaran secara merata. Dengan harapan masyarakat Kutim mendapatkan kesehatan secara maksimal,” tutupnya.

