Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Guru yang sedang mengajar di SDN 003 Bontang Utara ini lahir di pulau Jawa. Tepatnya di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, 2 Februari 1985. Dia adalah Siti Mahmudah atau sering dipanggil Ibu Mahmudah.
Mahmudah kecil sempat mengenyam pendidikan di MI Darul Mutaallimin Nganjuk. Setelah tamat, dia melanjutkan ke MTs Sugihwaras Nganjuk. Beranjak remaja dia meneruskan sekolahnya di MA Miftahul Ula Kertosono Nganjuk.
Selanjutnya, istri dari M Saleh ini melanjutkan kuliah D2 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ula Kertosono Nganjuk. Ibu tiga anak ini menamatkan S1 di FKIP Universitas Mulawarman Samarinda. Tiga putranya adalah Muhamamad Alfan Rizqian Mushoffa, Ahmad Rizqian Farhani dan Muhammad Aydin Rizqian Mubarok
Mahmudah dikenal sebagai guru yang tegas. Pada tahun 2019, Mahmudah juga meraih juara Olimpiade Guru Nasional (OGN) di Bontang. Di tahun yang sama ia dinobatkan sebagai Guru Terbaik Bontang IPA 2019.
Mahmudah juga terpilih menjadi Duta Sains Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (disingkat PPPPTK) IPA 2020.
Dia dipercaya mengajar kelas 5 di SDN 003 Bontang Utara. Mahmudah berpesan kepada semua pelajar agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini.
“Lebih bersemangat lagi belajar, meskipun belajar dari rumah. Dahulu pahlawan berjuang dengan senjata. Giliran kita berjuang untuk mematuhi aturan protokol kesehatan. Belajar dari rumah bukan berarti menyerah,tetapi cara kita untuk melawan virus corona”, ungkapnya kepada insitekaltim.com Sabtu (3/10/2020).
Ketika ia tinggal di Jalan HM Ardans RT 04 Tanjung Laut Bontang Selatan, Mahmudah dipercaya Dikdikbud sebagai anggota Tim Penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) pada semester I 2020.
Atas karyanya tersebut, Dikdilbud Bontang memberikan penghargaan berupa piagam dan SK Tim Penyusun LKS untuk SD di Kota Bontang.
Diakuinya, selama penyusunan LKS, Mahmudah mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Kejar-kejaran dengan waktu sekaligus mengajar dan mendampingi siswa belajar daring” kisah Mahmudah.

